Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA kecamatan di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Senin (14/12) dini hari. dilanda banjir. Akibatnya, sekitar 300 rumah warga di lokasi setempat terendam.
Banjir itu terjadi akibat luapan Sungai Krueng Baro, yang melintasi kawasan permukiman tesebut. Tiga kecamatan yang terendam banjir itu adalah Kecamatan Delima, Indrajaya, dan Pidie.
Krueng Baro adalah sungai yang dikenal cukup ganas setiap musim penghujan di kawasan Kabupaten Pidie. Hampir setiap tahun permukiman warga sepanjang daerah aliran sungai itu terendam.
Baca juga: Puluhan Rumah di Klaten Rusak Diterjang Angin Kencang
Amatan Media Indonesia, Senin (14/12), banjir luapan sungai itu terjadi pada dini hari sekitar pukul 00.30 Wib.
Arus besar luapan sungai itu datang tiba-tiba dari hulu di kawasan pegunungan dataran tinggi Kecamatan Tangse. Sekitar satu jam kemudian, sungai itu langsung memuntahkan air ke permukiman warga sekitar.
Lokasi yang tergenang air bah itu adalah Desa Ulee Tutur Raya, Keutapang Aree, dan Desa Dayah Baro, (Kecamatan Delima). Lalu Desa Dayah
Muara dan Panten Garot (Kecamatan Indajaya). Sedangkan di Kecamatan Pidie, paling parah adalah di Desa Gajah Aye.
"Untuk menghidari genangan air, puluhan mobil minibus dan mobil barang bak terbuka harus dipindah ke tempat tiinggi seperti di atas badan jalan di kawasan pasar Gampone Aree, Kecamatan Delima," tutur Ibtisam, warga Delima.
Banjir itu juga merendam puluhan toko pakaian jadi, toko pecah belah, kedai bahan rempah dapur, dan pasar ikan di pusat Perbelanjaan Pasar Garot Kecamatan Indrajaya.
Banyak barang dagangan di dalam toko itu rusak setelah terendam banjir. Lalu sedimen lumpur air keruh itu juga mengotori pertokoan itu.
"Air baru mulai surut sekitar pukul 03.00 Wib. Pemilik toko harus mengawasi sampai pagi," kata warga di Pasar Garot. (OL-1)
ANCAMAN besar korban penyintas bencana di Aceh bukan hanya rumah yang digulung gelombang banjir bandang pada 24-27 November 2025 lalu.
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
PETANI kakao di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, tidak lagi bersemangat pergi ke kebun. Sejak dua bulan terakhir, harga biji kakao turun.
Ini bukan sekadar imbauan tetapi motivasi bagi seluruh jajaraan, dan pihaknya pun ikut membantu mencari bibit unggul.
Ini merupakan tugu raksasa berbentuk biji melinjo (eneuk Mulieng) gerbang memasuki Kota Sigli, Ibukota Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.
Masa tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh diperpanjang mulai Senin (9/12) hingga Minggu (22/12) Desember 2024 (14 hari ke depan).
SEBANYAK 11 lokasi TPS rawan banjir di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh di pindah ke tempat lain yang lebih aman.
Di Kecamatan Delima, banjir akibat hujan deras dan luapan Sungai Krueng Teuku Chik Di Reubee dan Sungai Krueng Baro itu merendam puluhan desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved