Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Lahan Pertanian Terus Tergerus, Ancaman Rawan Pangan

Denny Susanto
18/11/2020 09:51
Lahan Pertanian Terus Tergerus, Ancaman Rawan Pangan
Ilustrasi( ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

LUAS lahan pertanian di Kabupaten Tanah Bumbu terus tergerus akibat maraknya alih fungsi lahan untuk berbagai kepentingan. Padahal masalah pangan menjadi hal penting di mana saja, termasuk di Kabupaten Tanah Bumbu. Pembangunan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas paslon 01 Syafruddin-Alpiya (SHM-MAR) di Pilkada Tanah Bumbu. Hal ini ditegaskan Muhammad Alpiya Rakhman, calon Wakil Bupati Tanah Bumbu, Rabu (18/11). 

"Sebagian besar masyarakat Kalsel juga Tanah Bumbu hidup dari bertani. Karena itu sektor pertanian menjadi prioritas kami," janji Alpiya 

Pada debat Pilkada pertama beberapa waktu lalu paslon 01 SHM-MAR juga memaparkan strategi khusus dalam memperjuangkan sektor pertanian. Terlebih kabupaten yang lebih dikenal sebagai kabupaten penghasil tambang batubara ini hanya memiliki luas lahan pertanian cadangan tersisa sembilan ribu hektar atau dua persen.

"Ini menjadi PR bersama. Pemerintah pusat dalam menetapkan status kawasan sepihak, bukan berdasarkan usulan pemerintah daerah," ucap Alpiya Rakhman. 

Kondisi ini menyebabkan kesempatan bagi Kabupaten Tanah Bumbu untuk memperjuangkan sektor pertanian maupun perkebunan terkendala. 

"Ini yang selalu saya protes, kebijakan pemerintah pusat yang keliru. Bagaimana bisa kawasan perkotaan ditetapkan masuk kawasan hutan," katanya. 

baca juga: Sejarah Jalur Rempah Aceh Diusulkan Sebagai Warisan Dunia

Lebih jauh Alpiya menjelaskan pihaknya akan mempertahankan dan memaksimalkan lahan pertanian yang ada dengan memotivasi para petani. Termasuk pemasaran produk dan pengembangan industri hilir pertanian yang selama ini menjadi kendala para petani. Pekerjaan rumah lainnya adalah meningkatkan minat generasi muda atau kelompok milenial untuk bertani. Karena saat ini pemuda lebih memilih untuk bekerja di sebuah perusahaan, padahal pertanian itu sangat penting. Sementara Syafruddin H Maming mengatakan SHM-MAR hadir untuk memberikan kepastian hukum terhadap lahan masyarakat. 

Sedangkan paslon 02 Mila Karmila-Zainal Arifin dan paslon 03 Zairullah Azhar-Muhammad Rusli dalam janji kampanyenya fokus pada infrastruktur. Debat Pilkada Tanah Bumbu putaran kedua dijadwalkan akan berlangsung pada 30 November mendatang. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya