Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSINASI virus korona diprediksi menjadi satu-satunya cara terbaik untuk mengakhiri pandemi yang sudah terjadi sejak awal tahun ini. Namun, prosesnya harus dilakukan sebaik mungkin agar tidak menimbulkan persoalan lain.
Hal ini disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem M. Farhan, di Bandung, Jumat (6/11). Menurutnya, vaksinasi secara massal menjadi sebuah keniscayaan sebagai mitigasi dalam pandemi.
Terlebih jika melihat kondisi ekonomi saat ini yang berada dalam kondisi buruk sehingga langkah tersebut mutlak diperlukan. "Selain berdampak dari sisi kesehatan, puncaknya tentu pada pertumbuhan ekonomi nasional yang kembali mengalami pertumbuhan negatif di kuartal ketiga 2020," katanya.
Meski sangat dibutuhkan, menurutnya vaksinasi harus dilakukan secara maksimal, tanpa cacat sedikit pun dan dipastikan memberi layanan bagi masyarakat terutama kelas kurang mampu. Bahkan, dia berpendapat vaksin ini jangan terburu-buru dan sekadar menjadi angin segar bagi masyarakat.
"Vaksin ini bukan obat ajaib seperti di film. Jadi harus memerhatikan masalah pelatihan dan pengadaan alat suntik dan penyertaannya untuk vaksinasi, distribusi dan logistik vaksin sampai ke seluruh pelosok Indonesia," katanya.
Farhan berharap, distribusi vaksin dari pemerintah hingga ke tangan warga dikawal ketat sehingga tidak ada persoalan mendasar seperti informasi yang keliru.
Baca Juga: Unpad: Kalau Berhasil, Vaksin Covid-19 Efektif selama 9 Bulan
"Harapan terhadap vaksin memang tinggi. Dengan komitmen kuat dari tiga perusahaan Tiongkok dan kesediaan lembaga penelitian di Inggris untuk pengembangan dan produksi vaksin covid-19, maka wajar jika vaksin ini menjanjikan penyelesaian," ujarnya.
Teknis distribusi dinilai akan menjadi masalah sehingga vaksin dianggap tidak akan menjadi solusi. "Terutama dalam hubungannya dengan kebangkitan ekonomi. Maka kami tekankan, agar dalam kesempatan baik ini, Menkes diharapkan tidak
membuat kesalahan dalam penanganan vaksin covid 19. Menkes Terawan harus membuktikan itu, karena kerja besar Menteri BUMN, Erick Thohir, dan Ibu Menlu akan percuma jika Kemenkes gagal jadi agen vaksinasi yang efektif," katanya.
Penekanan kepada Terawan ini, menurutnya perlu sebagai bentuk apresiasi kerja keras Menteri BUMN dan Bio Farma. "Kerja kompak Erick Thohir dengan Menlu Retno berhasil membuka komitmen Internasional untuk memastikan suplai vaksin bagi Indonesia. Sementara itu lewat kerja keras Menko Marinves pun pengembangan rapid test dan obat covid-19 buatan Kimia Farma menunjukan realisasi yang signifikan," tegasnya.
Jika hal tersebut bisa ditangani dengan baik, menurutnya akan menjadi momen kebangkitan ekonomi. (OL-13)
Baca Juga: Bio Farma Targetkan Vaksin Covid-19 Dapat Izin pada Januari 2021
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved