Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah pandemi covid-19 yang sudah berlangsung delapan bulan lebih pasokan barang untuk kebutuhan penduduk di Kawasan Timur Indonesia (KTI) tetap terjaga.
Menurut Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo IV) Prasetyadi, BUMN di bidang jasa kepelabuhanan tersebut tidak berhenti melayani operasi kapal-kapal dari berbagai negara yang melakukan bongkar muat barang di pelabuhan.
“Kami menjaga distibrusi logistik dengan memberikan pelayanan selama tujuh hari dalam seminggu dan 1 x 24 jam. Di masa pandemi pelayanan operasional kami tidak berubah meskipun harus menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan covid-19. Utamanya bagi para pegawai yang bekerja di lapangan,” kata Prasetyadi, kemarin.
Dia juga menyebutkan selain tetap menjaga ketersediaan logistik untuk kebutuhan domestik, Pelindo IV memenuhi kebutuhan barang untuk warga dunia melalui kegiatan ekspor langsung yang tentunya juga berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat.
Seperti upaya yang dilakukan PT Pelindo IV Cabang Pelabuhan Pantoloan pada pertengahan September lalu. Cabang perseroan yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Tengah itu melakukan ekspor langsung perdana sebanyak 12 kontainer yang memuat kelapa biji dan kayu olahan ke beberapa negara di Asia.
General Manager PT Pelindo IV Cabang Pelabuhan Pantoloan, Nengah Suryana Jendra, mengatakan ekspor langsung yang dilakukan pihaknya saat itu merupakan sinergi antara Pelindo IV, Pemprov Sulteng, eksportir dan perusahaan pelayaran asal Korea Selatan Sinokor Merchant Marine Co Ltd.
Menurut dia, sebenarnya sudah lama komoditas asal Sulteng seperti cokelat, rotan, jagung, arang, kayu olahan, dan kelapa biji merambah ke pasar global. Hanya, selama ini komoditas tersebut dikirim ke luar negeri melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Priok Jakarta sehingga datanya tidak tercatat oleh Pemprov Sulteng.
“Padahal semua komoditas itu dari Sulteng. Dengan ekspor langsung dari Pantoloan menghemat biaya lumayan besar antara 25% hingga 30%, termasuk tidak ada lagi biaya untuk relokasi peti kemas,” tandas Nengah dalam keterangan tertulisnya kemarin. (LN/X-3)
Pelindo Regional 4 Makassar mencatat lonjakan arus mudik Lebaran 2026 sejak H-15 hingga H-5. Data terbaru menunjukkan total 308.473 pemudik telah melakukan perjalanan melalui 20 cabang
Pelindo melepas keberangkatan 7 ribu peserta Mudik Gratis Pelindo 2026 menjelang Lebaran 2026, dengan total 152 armada bus.
Pelindo Group memberangkatkan peserta Program Mudik Bersama BUMN 2026 yang mengusung tema Mudik Aman Berbagi Harapan guna membantu masyarakat pulang ke kampung halaman.
Pelindo telah memetakan sejumlah pelabuhan yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang tertinggi selama mudik Lebaran tahun ini.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 memastikan kesiapan layanan operasional pelabuhan menjelang arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M.
Pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal tidak berada dalam satu entitas yang sama. Pengelolaan pelabuhan berada di bawah kendali Pelindo sementara operasional kapal oleh Pelni.
ASOSIASI Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai kebijakan one way arus mudik secara nasional pada puncak mudik lebaran 18 Maret 2026 tidak terlalu berpengaruh pada angkutan logistik
REI menilai dampak konflik Timur Tengah terhadap harga rumah di Indonesia relatif terbatas. Kenaikan biaya logistik diperkirakan hanya mendorong harga rumah sekitar 3,5%.
Konflik Timur Tengah picu panic buying dan ancaman kelangkaan BBM di Thailand. Pemerintah pantau ketat pasokan seiring lonjakan harga di tingkat lokal.
Beban pengiriman akan overload menjelang Lebaran. Untuk menekan risiko keterlambatan, perusahaan menyatakan telah melakukan persiapan sejak awal
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Eskalasi konflik ini langsung menarik perhatian dunia akan gangguan rantai pasok logistik global yang bisa menekan ekonomi banyak negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved