Rabu 28 Oktober 2020, 21:27 WIB

Libur Panjang, Jumlah Penumpang Bandara Juanda Meningkat

Heri Susetyo | Nusantara
Libur Panjang, Jumlah Penumpang Bandara Juanda Meningkat

MI/Heri Susetyo
Libur Panjang, Jumlah Penumpang Bandara Juanda Meningkat

 

Penetapan 28 dan 30 Oktober sebagai libur cuti bersama berdampak pada peningkatan jumlah penumpang di Bandara Juanda Kabupaten Sidoarjo. Pelaksana Tugas Sementara General Manager Bandara Juanda Indah Preastuty mengatakan, peningkatan penumpang itu terlihat sejak H-3 hingga H-1 libur cuti bersama.

Apabila selama ini arus penumpang di Bandara Juanda sepi di masa pandemi covid-19, saat ini sudah terlihat ramai. ''Selama 3 hari menjelang libur panjang kami mencatat ada 16.574 penumpang pada Hari Sabtu (24/10), 16.563 di Hari Minggu (25/10), dan 15.652 pada Senin (26/10). Puncak pergerakan kami prediksi terjadi pada Rabu (28/10) sejumlah 17.591 penumpang,'' jelas Indah.

Indah mengatakan, jika dibandingkan dengan periode sama pada minggu sebelumnya, terjadi peningkatan 16%. Yaitu 41.911 penumpang pada 17 hingga 19 Oktober menjadi 48.789 pada 24 hingga 26 Oktober.
 
''Sehingga jika dirata-rata minggu ini kami melayani 16 ribu penumpang per hari, sementara pada minggu lalu kami melayani 13 ribu penumpang,'' kata Indah.
 
Selain faktor cuti bersama, kata Indah, peningkatan jumlah penumpang ini juga disebabkan oleh stimulus yang diberikan pemerintah untuk tarif Pelayanan Jasa Penumpang Peawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC). Walaupun Bandara Juanda bukan termasuk salah satu yang ditentukan menerima stimulus tersebut, namun rute terbanyak yang dilayani dari Jakarta. Dan penerbangan dari Jakarta mendapatkan stimulus sehingga cukup memberikan dampak peningkatan jumlah penumpang dari dan menuju Surabaya.
 
Dengan adanya stimulus ini penerbangan tujuan Surabaya menjadi meningkat, mengingat dari 13 bandara yang mendapat stimulus, 11 di antaranya memiliki rute menuju Surabaya. Sehingga tak mengherankan jika menjelang libur panjang akhir pekan ini penumpang kedatangan atau arrival passenger yang mendominasi.
 
Selama periode libur panjang akhir pekan ini, Bandara Juanda juga telah mengantisipasi peningkatan jumlah pergerakan penumpang terutama terkait penerapan protokol kesehatan. Program yang telah berjalan selama masa adaptasi kebiasan baru tetap dijalankan dengan konsisten. Yakni pemeriksaan suhu tubuh dengan thermo scanner dan pemasangan dispenser cairan pembersih tangan. Juga ada pengaturan jarak di ruang tunggu, pemasangan stiker pembatas jarak antrean, hingga pembentukan tim sinergitas untuk patroli penerapan protokol kesehatan.

''Serangkaian upaya tersebut terus kami jalankan, tak lupa juga seluruh mitra usaha kami pun menerapkan protokol kesehatan di area usahanya," ujar Indah.

Menyambut musim hujan di awal November, pengelola bandara juga telah merapatkan barisan bersama stakeholder terkait guna mengantisipasi dampak cuaca buruk terhadap penerbangan. Koordinasi dengan BMKG, Airnav, dan Kantor Otoritas Bandara Wilayah III dilakukan terkait pemantauan cuaca secara berkala. Bandara Juanda juga telah menyiapkan rencana kontigensi jika terjadi penerbangan pengalihan (divert) dari bandara lain yang diakibatkan karena cuaca buruk (bad weather).

''Kondisi yang umum terjadi saat cuaca buruk musim hujan adalah jarak pandang visual atau visibility yang berkurang karena tingginya curah hujan, kabut, atau kondisi sejenis yang mengakibatkan menurunnya kemampuan pandang," urai Indah.
 
Jika hal tersebut terjadi, demi keamanan dan keselamatan penerbangan pilot dapat memutuskan untuk mengalihkan sementara tujuan pendaratan ke bandara terdekat. Untuk itu, dari aspek operasional terutama ketersediaan area parkir pesawat dan ruang tunggu bandara, pengelola Bandara Juanda sudah menyiapkan semua itu. (HS/OL-10)

 


Dikirim dari Yahoo Mail di Android  

 

Baca Juga

MI/Ramdani

Taufiq-Supriadi Jaga Kotim dari Narkoba

👤MI 🕔Selasa 01 Desember 2020, 01:20 WIB
NARKOBA menjadi keprihatinan tersendiri bagi Tauqik...
ANTARA

Aktivitas Merapi semakin Meningkat

👤Ardi Teristi 🕔Selasa 01 Desember 2020, 01:00 WIB
ERUPSI Gunung Merapi sudah...
ANTARA/Maulana Surya

Istri Bupati Demak Meninggal akibat Covid-19

👤Akhmad Safuan 🕔Senin 30 November 2020, 23:46 WIB
Almarhum Suntari terkena covid-19 diduga akibat tertular suaminya yang sebelumnya juga sudah positif korona tapi sudah sembuh dan dapat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya