Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beberapa jenis bahan dapur atau bumbu masak di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, sejak sepekan terakhir, melonjak. Tingginya harga sebagian bahan utama untuk keperluan masak itu diduga karena minimnya hasil panen petani lokal.
Sejumlah bahan yang harganya naik, selama sepekan terakhir, adalah cabai merah, cabai hijau, cabai rawit kecil, dan bawang merah.
Di Pasar Sayur Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Ibu Kota Lhokseumawe, misalnya harga cabai merah naik kini menjadi Rp50.000 per kg (kilogram).
Itu lebih mahal dari pekan lalu yang hanya Rp30.000 per kg.
Baca juga: Penyuluh Pertanian Sintang Sinergi dengan TMMD Kalbar
Lalu cabai hijau dari sebelumnya Rp20.000 per kg, melonjak menjadi Rp30.000 per kg.
Kemudian cabai rawit ukuran kecil dari Rp25.000 per kg sekarang meningkat menjadi Rp45.000 per kg.
Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah, yakni dari pekan lalu Rp26.000 per kg naik menjadi Rp32.000 per kg.
Muslim, pedagang cabai di Kota Lhoksukon, Ibu Kota Kabupaten Aceh Utara, Selasa (13/10), mengatakan tingginya harga tersebut karena pasokan dari petani lokal berkurang. Pasalnya, produksi hasil panen sekarang jauh lebih sedikit ketimbang dua pekan lalu.
"Saat pasokan dari petani berkurang, harga pun meningkat. Tapi ada juga saat melihat kondisi pasokan barang tidak menentu, kadang dijadikan kesempatan untuk menaikkan harga berlebihan" tutur warga lainnya. (OL-1)
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp80.000 per kg, sekarang hanya Rp36.000 per kg. Harga telur ayam ras dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved