Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin mengatakan hujan yang beberapa hari ini mengguyur sebagian wilayah di Tasikmalaya menyebabkan pergerakan tanah yang berdampak pada 10 rumah dengan kerusakan di dinding.
Kesepuluh rumah tersebut berada di Kampung Babakan Jeruk, Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya. Saat ini, pihak BPBD masih menunggu tim ahli dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi, Bencana, Geologi (PVMBG).
"Pergerakan tanah yang terjadi beberapa hari telah merusak 10 rumah dan satu bangunan musala. Kondisinya, banyak bangunan permanen terbelah mulai dinding hingga lantai, pergerakan tersebut masih terjadi hingga mengancam 23 rumah lainnya," kata Nuraedidin, Minggu (4/10).
Nuraedidin mengungkapkan, pergerakan tanah yang terjadi pada musim penghujan sekarang ini perlu diwaspadai karena bisa mengakibatkan kejadian lainnya yakni longsor maupun banjir. BPBD telah menurunkan anggota, Tagana hingga relawan untuk menyosialisasikan terkait bencana yang bisa terjadi kapan saja.
"Pergerakan tanah yang terjadi sekarang harus diwaspadai bersama agar tidak terjadi korban jiwa, karena intensitasnya kecil dan terkadang sedang, bisa menyebabkan longsor dan banjir. Namun, anggota juga tetap berupaya melakukan pengecekan kondisi aliran Sungai Cikidang dan Citanduy karena jika meluap bisa menyiapkan perahu karet untuk siaga di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik," ujarnya.
Baca juga: BPBD: 9 Titik di Jakarta Alami Potensi Pergerakan Tanah Menengah
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Muhammad Soekiman mengatakan hujan yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Raya Ciamis-Cirebon tertutup longsor dari sebuah tebing setinggi 90 meter tepatnya di blok Ciheulang Tonjong, Dusun Kondang, Desa Cinyasag, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis.
"Longsor yang terjadi disebabkan dari luapan irigasi di atas tebing dan menutup ruas jalan di sepanjang 25 meter dengan ketebalan 5 meter, tidak ada korban jiwa. Petugas bersama warga setempat berhasil menyingkirkan material tanah yang menimbun setengah badan jalan. Kini arus lalu lintas kembali normal, tapi para pengguna jalan diimbau harus lebih waspada," tutur Soekiman.(OL-5)
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Pergerakan tanah dipicu aliran air sungai yang mengikis tebing. Ditambah kondisi tanah yang memang labil
Badan Geologi membuat Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah untuk memberikan panduan kepada masyarakat dan pemerintah daerah lokasi yang berpotensi rawan pergerakan tanah di Jabar.
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Desa Lawen, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah selama tiga hari berturut-turut memicu terjadinya pergerakan tanah.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved