Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPUTUSAN perubahan nama Bandar Udara Sentani, Jayapura menjadi Bandar Udara Theys Elluay sudah mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat. Kepastian tersebut dihasilkan melalui pertemuan terbatas antara Dinas Perhubungan Provinsi Papua, DPR Provinsi Papua dengan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI di Jakarta, Kamis (24/9).
Anggota DPR Provinsi Papua Boy Markus Dawir yang ikut dalam pertemuan tersebut menegaskan, pihaknya menyampaikan keputusan Pemerintah Provinsi Papua yang sudah disepakati bersama DPR Provinsi Papua dan keluarga untuk mengubah nama Bandar Udara Sentani menjadi Bandar Udara Theys Elluay.
"Dan dari pertemuan tadi pihak Kementerian Perhubungan menyambut baik dan segera memberikan persetujuan karena rencana peresmiannya juga sudah disepakati yaitu tanggal 20 Oktober 2020 yang akan datang bersamaan dengan peresmian Stadion Papua Bangkit yang akan digunakan untuk PON 2021 nanti," kata Boy.
Ia menjelaskan, keputusan memberi nama Theys Eluay sebagai nama Bandar Udara Sentani merupakan bentuk penghargaan orang Papua pada sosok Theys yang adalah pahlawan pejuang bagi orang Papua sekaligus pemegang ulayat Sentani.
"Kami rasa ini keputusan tepat sebagai bentuk penghargaan karena jasa-jasa beliau bagi Papua. Dan pihak keluarga juga sudah menyepakati," jelas Boy.
Baca juga : Polisi Didesak Bentuk Tim Independen Penembakan Pendeta di Papua
Selain perubahan nama Bandara, pihaknya juga mendorong sejumlah usulan untuk pembenahan infrastrukutur bandara yang ada di Papua, terutama bandara yang akan menjadi tempat penyelenggaraan PON yaitu Bandar Udara Sentani di Jayapura, Bandar Udara Moses Kilangin di Timika, Bandar Udara Stefanus Rumbewas, Bandar Udara di Nabire dan Bandar Udara Merauke.
"Khusus untuk Sentani harus ada pembenahan runway sehingga bisa dilandasi oleh pesawat Airbus 330, demikian juga bandara lainnya di Timika, Nabire dan Merauke sehingga PON nanti bisa siap semua untuk lalu lintas penerbangan," ungkapnya.
Bukan hanya itu, Boy yang adalah Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR Papua tersebut juga mendorong pemerintah pusat untuk memberi perhatian khusus pada peningkatan kualitas lapangan terbang yang ada di seluruh Papua.
"Ada sekitar 300 lebih lapangan terbang yang harus diperhatikan di seluruh Papua. Katakan saja naik kelas untuk diperhatikan oleh negara melalui UPT Lapangan Terbang karena yang ada ini kan lapangan terbang milik Gereja dan Pemerintah Kabupaten. Kalau ada perhatian dari pemerintah pusat maka tentu saja kondisi lapangan terbang kita akan jauh lebih layak dan tentu saja aman untuk digunakan masyarakat kita," pungkas Boy. (OL-7)
PANGLIMA Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, memastikan proses pemulihan keamanan di 11 bandara perintis di Papua tengah berlangsung intensif.
Pemerintah menutup 11 bandara di Papua setelah penembakan Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation, 11 Februari 2026. Daftar 11 bandara di Papua ditutup
Aksi kekerasan KKB dinilai tidak hanya mengganggu stabilitas keamanan, tetapi juga berdampak langsung pada pembangunan dan kehidupan masyarakat.
Insiden penembakan ini merenggut nyawa pilot dan kopilot, sementara 13 penumpang dilaporkan selamat.
Dampak penembakan ini telah meluas hingga melumpuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakat.
EKSPANSI proyek pembangunan dan meningkatnya konflik di Papua dinilai tidak hanya berdampak pada hilangnya wilayah adat.
BALAI Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pintu masuk bandara dan pelabuhan untuk mengantisipasi agar virus Nipah tidak masuk wilayah Jawa Timur.
Negara-negara seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura telah lebih dulu memperketat pengawasan di pintu masuk wilayah mereka untuk mencegah masuknya virus Nipah.
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan alasan rencana pembukaan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta,.
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved