Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kepulauan Bangka Belitung Rawan Dijadikan Pintu Masuk Narkoba

Rendy Ferdiansyah
08/9/2020 14:05
Kepulauan Bangka Belitung Rawan Dijadikan Pintu Masuk Narkoba
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan (tengah).(MI/Rendy F)

PROVINSI Bangka Belitung (Babel) memiliki 490 pulau, 50 pulau diantaranya berpenghuni, sisanya 440 pulau yang tidak berpenghuni. Hal itu rawan dijadikan para pengeddar sebagai tempat transit narkoba.

Gubernur kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan minta pemda dan masyarakat untuk selalu waspada karena wilayah babel berpeluang menjadi jalur transit peredaran narkoba.

"Bangka Belitung sebagai salah satu wilayah kepulauan memiliki lebih kurang 490 pulau. Dari jumlah tersebut hanya sekitar 50 pulau yang ditempati, sisanya sekitar 440 pulau tidak berpenghuni sehingga kondisi tersebut menjadi peluang besar sebagai tempat transit peredaran narkoba,"kata Erzaldi. Selasa (8/9).

Ia menambahkan, wilayah Kepulauan Bangka Belitung banyak memiliki pelabuhan-pelabuhan kecil. Kondisi inilah yang kerap dimanfaatkan pengedar narkoba.

"Perlu kami sampaikan bahwa sebagai wilayah kepulauan, Bangka Belitung memiliki banyak sekali pelabuhan kecil sehingga perlu dilakukan antisipasi dan inovasi untuk menekan peredaran narkoba melalui pelabuhan kecil tersebut," ujarnya.

Dalam penjelasannya, keberhasilan Polda Babel harus terus didukung sehingga peredaran narkoba di Babel dapat segera diberantas.

"Kami yakin dan percaya dengan segala keterbatasan Polda Babel terus berupaya secara maksimal dan tentunya harus kita dukung agar tindak kejahatan narkoba dapat kita berantas. Kita bersama masyarakat terus mendukung dan saling bahu-membahu untuk memutus peredaran narkoba di Babel," ungkap dia. (OL-13)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Muhamad Fauzi
Berita Lainnya