Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MATAHARI sudah hampir di atas kepala. Setiati tampak sibuk dengan tanaman hidroponik di pekarangan rumahnya yang terbatas. Di dekat tempatnya berdiri, terdapat sebuah ember yang digunakan untuk budidaya ikan lele.
"Saya sudah memanen 5 kilogram lele dari satu deplot ember yang dibudidayakan dalam kurun waktu 2,5 bulan," terang Sekretaris Kelompok Wanita Tani (KWT) Arimbi di Sambilegi Kidul, Rabu (19/8) siang.
Selain itu, ada pula aneka sayuran yang telah dipanen, seperti kangkung, selada, tomat, hingga terong.
Ia bersyukur, dengan menanam aneka sayur dan budidaya ikan di halaman rumah, kebutuhan makanan bisa mudah didapatkan. Hasil panennya saat ini masih dinikmati sendiri bersama beberapa tetangga.
Baca juga: Humbang Hasundutan Menyambut Berkah
"Ibu-ibu di sini senang dengan kegiatan ini karena bisa mencukupi kebutuhan keluarga," kata dia.
Di sisi lain, mereka juga bisa menjaga lingkungan karena ada pula pelatihan pengelolaan sampah dan limbah.
Energi bertani harus tetap disemai walau memiliki lahan terbatas. Itu pula yang dilakukan Pertamina melalui Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Adi Sutjipto dengan program 'Sejengkal Halaman Gizi Keluargaku' di Padukuhan Sambilegi Kidul, Kelurahan Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.
Unit Manager (UM) Communication, Relations, & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Bagian Tengah (JBT) Anna Yudhiastuti menjelaskan program ini mendorong agar masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing.
"Meskipun sempit, pekarangan rumah bisa menghasilkan sumber makanan bergizi yaitu sayuran dan ikan," jelas Anna.
Masyarakat di padukuhan tersebut diajari berbagai cara memanfaatkan lahan sempit. Sekitar enam bulan berjalan, masyarakat mulai mampu menjalankan mina tani atau menjalankan pertanian hortikulutura dan budi daya perikanan air tawar secara terintegrasi.
Tanaman yang dibudidayakan adalah aneka sayuran, seperti kangkung, selada, tomat, hingga terong. Sementara itu, jenis ikan yang dibudidayakan adalah ikan lele dengan memanfaatkan minimal satu buah ember.
Masyarakat sudah memanen 180 kilogram ikan lele dan 45 kilogram sayuran kangkung. Hasil panen langsung didistribusikan kepada masyarakat, utamanya keluarga yang membutuhkan asupan gizi lebih.
"Cara ini mampu memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat, khususnya bagi anak dalam mencegah stunting," papar Anna.
Pada masa pandemi covid-19, program ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan dari halaman sendiri dan menghindari keramaian guna mencegah penyebaran virus korona.
Program ini diikuti 18 Dasawisma atau 180 Kepala Keluarga (KK) di Padukuhan Sambilegi Kidul. Nantinya pihaknya akan mendorong agar program ini dapat terus dikembangkan hingga setiap keluarga dapat menjalankan cocok tanam dari halaman sendiri.
Tidak hanya kegiatan pertanian dan perikanan, program Sejengkal Halaman Gizi Keluargaku menggelorakan inovasi zero waste, atau pemanfaatan limbah agar bisa memberikan nilai tambah.
Masyarakat juga diberikan pelatihan dan pemahaman untuk mengolah pupuk organik dari limbah dapur atau rumah tangga masing-masing keluarga.
"Limbah dari hasil panen tanaman juga dijadikan bahan baku pakan bagi ikan lele yang diternak. Sementara itu, kotoran ikan lele dalam ember menjadi nutrisi air untuk menyirami tanaman di atasnya," jelas dia.
Operation Head Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Adi Sutjipto Sukmawijaya berharap program ini dapat memberdayakan masyarakat Sambilegi Kidul sehingga bisa mandiri dan berdikari.
"Program ini diharapkan bisa membantu meningkatkan perekonomian dan gizi keluarga," pungkas Sukmawijaya. (OL-1)
Jika Anda memiliki rencana untuk menikmati buka puasa di Yogyakarta, Novotel & ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menjadi pilihan yang sangat menarik dan tak boleh dilewatkan.
Dinkes Kota Yogyakarta mengoptimalkan proses pemulihan kepesertaan Program PBI-JKN yang sempat dinonaktifkan.
SWISS-BELHOTEL Airport Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Wates, Kulon Progo, untuk memastikan ketersediaan stok darah di wilayah ini.
MULAI pukul 00.00 WIB, Jumat (6/2), KAI Daop 6 Yogyakarta mulai membuka penjualan tiket untuk arus balik atau keberangkatan H+1 Lebaran.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
PEREMPUAN berusia 35 tahun asal Serui Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, ini dinobatkan sebagai lulusan tercepat jenjang Pendidikan Dokter Spesialis di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved