Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Medan, Sumatera Utara telah menyiapkan berbagai program pendukung untuk pengembangan ekowisata Mangrove Sicanang untuk menjadi salah satu destinasi wisata andalan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Agus Suriono mengatakan pihaknya terus mendorong pengembangan kawasan hutan mangrove yang berlokasi di Jalan Pulau Sicanang, Kelurahan Belawan Sicanang, Medan Belawan itu menjadi Ekowisata Manggrove.
"Selain melestarikan hutan mangrove yang berfungsi mencegah terjadinya abrasi, kehadiran ekowisata mangrove yang dibangun sejak tahun 2015 itu kini menjadi salah satu destinasi wisata alam andalan yang ada di Kota Medan," tuturnya, Minggu (16/8).
Berbagai program telah dilakukan Pemkot Medan untuk mendukung pengembangan Ekowisata Mangrove Sicanang di kawasan pinggiran Kota Medan bagian Utara tersebut. Selain menggelar Festival Hutan Magrove, Pemkot Medan juga telah memperkenalkan kawasan Manggrove seluas sekitar 450 hektare itu kepada operator biro perjalanan se-ASEAN.
Pihaknya pun mengusulkan Ekowisata Mangrove Sicanang dapat dijadikan sebagai kawasan konservasi. Terkait dengan ini, Pemkot Medan telah mengajak Pemprov Sumut untuk ikut mendukung pengusulannya. Bila terealisasi, kawasan Ekowisata Mangrove Sicanang tidak dapat tersentuh apapun, kecuali kegiatan pengelolaan dan pelestarian ekosistem di dalamnya.
Sejak dibuka lima tahun lalu, Ekowisata Mangrove Sicanang sejauh ini masih didatangi 500-700 pengunjung per pekan. Salah satu fasilitas yang masih membutuhkan pembangunan adalah tempat parkir untuk lebih memberikam kenyamanan dan ketenangan pengunjung. (R-1)
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) menggelar rakornas Kelompok Kerja Mangrove Daerah 2026.
Kementerian Kehutanan resmi meluncurkan Platform Mangrove Data Nusantara (Mandara) sebagai sistem integrasi data mangrove nasional.
Hingga tahun 2025, capaian rehabilitasi mangrove M4CR di Provinsi Kalimantan Utara seluas 6.543 hektare.
Upaya menjaga keberlanjutan hutan dan mangrove Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan aparatur negara.
Upaya pemulihan lingkungan pesisir di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai menunjukkan hasil konkret.
Pentingnya sertifikat sebagai perlindungan hukum bagi petani. Menurutnya, tanpa kepastian legal, justru ada risiko lahan diambil pihak lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved