Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Blora dan PT Kereta Api Indonesia lakukan penjajakan akses jalur kerera api sebagai penopang pengoperasionalan Bandara Ngloram dengan menghidupkan kembali Stasiun Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Hal ini untuk memudahkan penumpang pesawat di bandara tersebut menuju daerah lain.
Bandara Ngloram Blora yang mengalami mati suri sejak 1984, setelah selesai pembangunan tahap pertama ini menurut rencana sudah dapat kembali beroperasi pada akhir 2020. Sehingga berbagai fasilitas penunjang juga tengah dipersiapkan untuk mendukung beeoperasinya bandara yang pernah aktif tahun 1980-1984 itu.
Selain fasilitas penunjang untuk kemudahan para penumpang seperti terminal terpadu, kini juga sedang dilakukan penjajakan akses dari bandara menuju Stasiun Kapuan, Cepu, Kabuoaten Blora untuk memberikan kemudahan bagi penumpang pesawat.
"Kami ada pemikiran untuk memberikan aksesbilitas dari Bandara Ngloram menuju Stasiun Kapuan, sehingga penumpang akan lebih mudah menuju bandara. Dan semakin mudah naik kereta setelah turun dari pesawat," kata Kepala PT KAI Daop 4 Semarang M Nurul Huda, saat kegiatan pemeriksaan kondisi jalur rel dari Stasiun Wadu, Kedungtuban menuju Stasiun Kapuan, Cepu, Blora, Kamis (13/8).
Aksesbilitas jalur kereta api dari bandara Ngloram menuju Stasiun Kapuan, Kecamatan Cepu, Blora itu, demikian Nurul Huda, merupakan sinergisitas antara PT Kereta Api Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Blora yang telah terjalin selama ini.
Wakil Bupati Blora Arief Rohman mengatakan saat ini Kementerian Perhubungan sedang laksanakan membangun Bandara Ngloram untul diaktifkan kembali setelah mati suri sejak tahun 1984. Dalam waktu dekat bandara juga kembali beroperasi memberikan layanan penerbangan dari Ngloram, Blora- Halim Perdanakusuma, Jakarta.
"Kami berharap agar Stasiun Kapuan bisa diaktifkan kembali, sehingga dapat memudahkan akses penumpang pesawat melanjutkan perjalanan baik ke Bojonegoro maupun ke Grobogan," kata Arif Rohman usai ikuti kegiatan pemeriksaan kondisi jalur rel.
baca juga: Bandara Segun Berfungsi Strategis Untuk Perekonomian Papua Barat
Pemerintah Kabupaten Blora akan menjajaki kerja sama moda transportasi untuk menopang keberadan Bandara Ngloram, sehingga nantinya para penumpang bisa mudah mendapatkan akses jika ingin menuju atau dari bandara.
"Salah satunta adalah meningkatkan sinergisitas dengan PT KAI," imbuhnya.
Sejak Maret 2020 lalu, ungkap Arief Rohman, Kereta Api Blora Jaya juga mulai berhenti kembali di Stasiun Wadu, bahkan sebelumnya pada Desember 2019 lalu juga diluncurkan Kereta Sancaka Utara relasi Surabaya-Yogyakarta yang juga berhenti dan berangkat dari Stasiun Cepu dan Stasiun Randublatung, Blora. (OL-3)
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Pemkab Bekasi menetapkan pelebaran Jalan Raya Pilar-Sukatani sebagai prioritas 2026. Anggaran ratusan miliar disiapkan untuk pembebasan lahan demi mengurai kemacetan kronis.
Menutup tahun 2025, Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) melihat perjalanan kawasan industri sebagai cermin dinamika ekonomi Indonesia yang terus bergerak.
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, diproyeksikan menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara.
Puncak arus penumpang Natal diperkirakan terjadi pada Sabtu (20/12) dengan 9.746 penumpang.
InJourney Airports memperkirakan pergerakan penumpang pada periode Nataru ini akan mencapai sekitar 10 juta penumpang selama 21 hari.
Kasus Morowali merupakan contoh bagaimana lemahnya integrasi antarinstansi dapat menggerus kedaulatan udara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved