Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KESADARAN sejumlah warga di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dalam menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah Barat, relatif masih minim. Padahal, sampai saat ini pandemi covid-19 masih terjadi.
Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Acep Saepudin, tak memungkiri kondisi tersebut. Hal itu diketahui saat dilakukan monitoring dan evaluasi penerapan protokol kesehatan di semua lokasi di Kabupaten Sukabumi.
"Sejauh ini, memang masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan. Salah satunya masih ada warga yang tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak, dan protokol kesehatan lainnya. Kami harap, ke depan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dapat meningkat," kata Acep, Senin (20/7).
Satpol PP yang merupakan bagian dari Gugus Tugas Covid-19, kata Acep, berkewajiban menyosialisasikan dan mengingatkan masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan. Pada setiap akhir pekan, personel Satpol PP menyisir sejumlah lokasi wisata, hotel, maupun tempat penginapan lainnya untuk menyosialisasikan protokol kesehatan.
"Ini juga tak terlepas wacana bakal adanya sanksi berupa denda bagi warga yang tak menggunakan masker. Kebijakan itu merupakan keputusan Gubernur Jawa Barat," tegas Acep.
Kemungkinan wacana kebijakan itu akan diterapkan mulai 27 Juli. Namun, kata Acep, Pemerintah Kabupaten Sukabumi masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Gubernur Jawa Barat. "Patroli yang kami lakukan bersama tim gabungan lainnya mengacu pada Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 41/2020 Tentang adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Kabupaten Sukabumi," tuturnya.
Karena itu, Acep mengharapkan kerja sama dari semua kalangan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Minimalnya menggunakan masker saat beraktivitas sebelum nanti diterapkannya sanksi berupa denda bagi warga yang membandel.
"Ini kan harus segera disiapkan karena jika keputusan Gubernur sudah berjalan. Ketika sudah kami sosialisasikan, masyarakat sudah tahu aturannya," pungkasnya. (R-1)
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Masyarakat bisa menghubungi layanan call center atau komunikasi khusus pada nomor 085775211755. Operator nomor tersebut nanti akan memandu masyarakat yang memerlukan bantuan.
Wakaf yang dikelola secara profesional dan produktif akan memberikan dampak jangka panjang.
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
Arus deras aliran sungai mengakibatkan bendungan tergerus hingga akhirnya jebol. Luapan air merendam puluhan hektare lahan sawah di Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved