Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
GELIAT lokasi wisata di wilayah Provinsi Aceh, mulai ramai dikunjungi warga. Keramaian itu bukan berarti kasus pandemi Covid-19 di provinsi paling barat Indonesia itu telah berarkhir. Tapi sepertinya warga sudah merasa jenuh dengan kondisi yang tidak menentukan sekarang.
Pengamatan Media Indonesia di Kabupaten Pidie misalnya, lokasi wisata yang sudah mulai banyak dikunjungi adalah tempat pemandian atau pantai sungai di lereng gunung Desa Krueng Seukeuek, Kecamatan Tangse. Kemudian Pantai Pelangi di pesisir Selat Selat Malaka kawasan Depan Pendopo Bupati Pidie.
Baca juga: KLHK Setop Tambang Batu Bara Ilegal di Tahura Soeharto
Padahal, Pantai Pelangi yang berada persis di muara Sungai Krueng Baro itu, sekitar tiga bulan lalu sempat disegel dan ditutup total oleh warga sekitar untuk mencegah penyebaran virus korona. Tapi sekarang tampak berubah, yaitu setiap Sabtu malam dan hari minggu ribuan warga Kabupaten Pidie dan sekitarnya ramai berkunjung ke tempat itu.
Sedangkan, di tempat wisata Sungai Krueng Seukeuek, Tangse, sejak sebulan terakhir setiap hari Minggu warga bedatangan untuk mandi sungai di lereng gunung nan indah itu. Bahakan, sering para rombongan pengunjung lokal itu memasak dan makan bareng gulai kaming di tepi sungai setempat.
"Kami sudah jenuh dengan situasi pandemi Covid-19 yang sudah lama berlangsung dan belum jelas kapan akan berakhir. Selain rindu situasi normal, di sini kami juga mimbina kebersamaan sesama kawan yang sudah lama tidak saling berkunjung," kata Maimun Qadar, seorang pengunjung lokasi wisata Krueng Seukeuek, Tangse, Pidie, kepada Media Indonesia, Sabtu (27/6).
Lokasi wisata lainnya yang sudah mulai diramaikan warga Aceh adalah Pantai Laut Lampuuk dan Pantai Lhok Nga di Kabupaten Aceh Besar. Kemudian lokasi wisata pemandian di Sungai Krueng Batee Iliek, Kabupaten Bireuen dan kawasan one-one serta lokasi dekat Hotel Renggali, di tepi Danau Laut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.
"Tidak terlihat wisatawan dari luar daerah, hanya pengunjung lokal Aceh Tengah, atau dari kabupaten lain di Aceh. Misalnya dari Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Bireuen, Aceh Utara dan asal Kota Lhok Seumawe" tutur Ikhwan, One-one, Aceh Tengah. (OL-6)
Harga daging sapi dan kerbau di sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Selatan, tembus Rp200 ribu per kilogram.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved