Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PILKADA Serentak yang rencananya akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 membuat Partai NasDem di Gunungkidul intens melaksanakan konsolidasi. Dukungan DPD NasDem Gunungk Kidul, DIY untuk calon Bupati Gunungkidul yang akan diusung mengerucut pada satu nama mantan dosen Universitas Gadjah Mada, yaitu Wahyu Purwanto.
"Pengajuan rekomendasi dari NasDem (Gunung Kidul) mengerucut pada Wahyu Purwanto," terang Ketua DPD Partai NasDem Gunungkidul, Suparja, Jumat (26/6).
Sementara itu, untuk calon Wakil Bupati yang akan diusung, Partai NasDem Gunung Kidul masih berkonsolidasi dengan partai politik yang lain. Suparja menyebut, ada beberapa alasan kuat yang membuat Wahyu Purwanto layak diusung menjadi calon Bupati Gunungkidul. Pertama, Wahyu Purwanto adalah kader Partai NasDem yang berposisi sebagai Dewan Pakar DPW Nasdem DIY.
Sosok Wahyu juga sudah dikenal luas di masyarakat Gunung Kidul sehingga diyakini memiliki elektabilitas yang bagus. Wahyu pernah menjadi dosen Fakultas Teknologi Pertanian di Universitas Gadjah Mada dari 1987-2007 dan pernah menjadi Rektor Universitas Gunung Kidul pada 2009.
baca juga: Santri Kembali ke Ponpes Harus Jalani Pemeriksaan Kesehatan Ketat
Dari segi pendidikan, Wahyu dinilai mumpuni. Pendidikan terakhirnya adalah jenjang doktoral di Universitas Ehime di Japan, Bidang Sistem Bio Produksi & Manajemen Produksi.
"Dengan pendidikan yang tinggi dan pengalamannya yang banyak, Pak Wahyu sangat dibutuhkan (untuk menjadi Bupati Gunungkidul), " kata dia.
Suparja mengatakan, hingga saat ini para relawan Wahyu Purwanto sudah turun hingga ke dusun-dusun untuk memperkenalkan sosok Wahyu Purwanto ke masyarakat Gunung Kidul secara luas. (OL-3)
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Surya Paloh menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat silaturahmi bagu seluruh elemen bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Buka Puasa Bersama Partai NasDem
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengungkapkan alasan Ahmad Sahroni kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Abdul menjelaskan, penyidik belum menahan tersangka karena pemeriksaan akan dilanjutkan.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo, Papua sebagai penyelenggara pemilu dituding telah melakukan pelanggaran etik.
PAGUYUBAN Nusantara Yalimo Bangkit meminta MK untuk tidak mematikan suara rakyat Yalimo, dengan putusan yang semestinya
DEWAN Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan dua anggota KPU Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari jabatannya.
Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah tercatat sukses, meski dalam kondisi pandemi COVID-19. Pengalaman itu menjadi rujukan untuk penyelenggaraan berbasis manajemen risiko Pemilu 2024.
Ppartai politik juga harus ambil bagian dalam mendinginkan suasana dan mengajak pendukungnya untuk bisa menerima putusan MK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved