Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DIDUGA ada provokator di balik penolakan puluhan warga yang akan menjalani rapid test covid-19 di Kabupaten Flores Tinmur, Nusa Tenggara Timur. Sebelumnya, dilaporkan sebanyak 21 warga dari Dusun Binongko, Desa Sagu, Kecamatan Adonara menolak untuk menjalani rapid test setelah diketahui pernah kontak dekat dengan pasien 02 yang terkonfirmasi positif covid-19.
Sejumlah upaya persuasif terus dilakukan namun sudah lebih dari sepekan sejak Senin (1/6) hingga hari ini Selasa (9/6) belum berhasil mengajak warga untuk melakukan rapid test. Diduga ada upaya provokasi yang dilakukan oleh kelompok atau oknum tertentu yang mempengaruhi warga untuk menolak menjalani rapid test.
Wakil Bupati Flotim, Agustinus Payong Boli saat dikonfirmasi Selasa (9/6), mengakui adanya dugaan provokator di balik penolakan tersebut. Ia akan menelusuri adanya dugaan provokator di balik penolakan warga melakukan rapid test covid-19.
"Iya kita duga ada provokotrar yang sudah memengaruhi warga. Selain warga belum paham, tapi juga ada dugaan provokator di balik itu. Kita akan telusuri dan saya juga minta kepolisian untuk membantu menelusuri. Kita akan tindak tegas jika ditemukan ada upaya provokasi. Terkait penolakan warga untuk dirapid test tersebut, petugas saat ini terus melakukan langkah persuasif. Dan saya juga rencananya akan turun ke sana memberikan pemahaman," kata Agus Boli, Selasa (9/6)
baca juga: OTK Rusak Kantor Kelurahan Tuntut Warga Diisolasi Dibebaskan
Ia menambahkan akan mengambil langkah tegas dengan melaklukan sweeping jika warga masih menolak. Karena rapid test ini perlu dilakukan sebagai salah satu pencegahan dini memutus mata rantai covid-19.
"Jika masih juga menolak petugas tentu akan mengambil langkah tegas dengan melakukan sweeping. Nama-nama bisa didapat dari informasi pasien 02 yang positif covid-19, juga bisa diperoleh informasi dari orang sekitar yang melihat mereka pernah kontak dekat dengan pasien 02. Semua itu untuk kepentingan banyak orang. Untuk kepentingan daerah ini, juga untuk kepentingan bangsa. Sehingga saya minta kerelaaan warga agar bersedia menjalani rapid test. Tidak perlu terprovokasi. Karena melalui rapid test kita bisa deteksi dini. Kita jaga agar kondisi antar warga desa tetap terjalin baik," ujarnya.
Ia berharap warga harus bisa menjalani rapid test agar diketahui pasti reaktif atau tidak, sehingga warga sekitar atau desa tetangga tidak perlu khawatir. (OL-3)
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved