Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) disertai karantina wilayah yang dilakukan Kepulauan Mentawai, diduga mengalami kebocoran arus lalu lintas orang. Kapal yang dibolehkan hanya membawa logistik dan penumpang dengan kriteria tertentu, diduga masih ada penumpang gelap.
Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno meminta Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) agar tegas dalam menegakkan aturan, sehingga penularan covid-19 dapat kita cegah di pelabuhan penyeberangan ASDP Bungus, Kota Padang.
Irwan Prayitno menegaskan pelarangan kapal yang bertolak dari Pelabuhan Samudera Bungus menuju Kepulauan Mentawai membawa penumpang sesuai Permenhub Nomor 25 Tahun 2020.
"Kita harus tegas. Tidak ada lagi penumpang diangkut dengan kapal ke Mentawai. Ketegasan itu dibutuhkan agar upaya memutus rantai penyebaran covid-19 berjalan secara optimal," ujar Irwan, Senin (4/5).
Irwan Prayitno juga katakan, hal ini sejalan juga dengan upaya Pemkab Mentawai menerapkan kebijakan karantina lokal untuk mencegah penyebaran virus korona jenis baru tersebut di daerah itu.
"KSOP, BPTD mesti menjalankan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 memang ada penumpang yang dikecualikan," jelasnya.
Penumpang yang boleh masuk ke Mentawai, jelas Irwan, adalah TNI, Polri atau ASN yang ditugaskan dalam penanganan covid-19. Selain itu ada juga pedagang yang membawa barang dagangannya untuk kebutuhan Kepulauan Mentawai, seperti pedagang bahan pokok.
"Namun, mereka yang diizinkan itu tetap harus diperiksa kesehatannya sebelum berlayar," tukas Irwan Prayitno.
Kapal ASDP Ambu-Ambu dan Gambolo tetap dibolehkan berlayar dengan syarat tidak membawa penumpang (orang) dan hanya membawa barang-barang, seperti barang dagangan dan kebutuhan bahan pokok makanan.
Irwan mengatakan agar pembatasan itu bisa optimal, pengawasan akan dilakukan oleh TNI dan Polri.
Sementara itu Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake berharap aturan untuk mencegah penyebaran covid-19 di Mentawai dijalankan.
Ia berharap kapal yang berangkat dari Padang ke Mentawai hanya membawa logistik. Pasalnya, logistik Mentawai ketergantungan pasokan dari Sumbar daratan. Hingga Senin (4/5), kasus positif covid di Mentawai adalah 2 orang. (OL-13)
Baca Juga: Ajib Kelulusan UN SMA/SMK di Lembata 100 Persen
Baca Juga: DPRD Usul Bansos Sembako Diganti Uang Tunai agar Lebih Efektif
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved