Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV Bali akhirnya memperpanjang masa tanggap darurat untuk penanganan covid-19 di Bali. Sebelumnya, masa tanggap darurat ditetapkan hingga tanggal 30 April 2020. Namun karena berbagai persoalan belum diselesaikan dan masih banyaknya warga Bali yang tertular, maka masa tanggap darurat akhirnya diperpanjang hingga tanggal 31 Mei 2020. Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, perpanjangan masa tanggap darurat penanganan covid-19 di Bali sudah ditetapkan melalui surat keputusan yang dikeluarkan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster.
"Masih ada banyak hal yang belum dituntaskan sehingga masa tanggap darurat diperpanjang untuk satu bulan ke depan," ujarnya di Denpasar, Minggu (3/5).
Surat keputusan tersebut sudah diterbitkan tanggal 30 April 2020. Gubernur Bali telah menerbitkan Keputusan Gubernur Bali Nomor 303/04-G/HK/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Provinsi Bali. Dalam keputusan tersebut, status tanggap darurat diperpanjang dari tanggal 30 April-30 Mei 2020. Status tanggap darurat seterusnya akan dievaluasi sesuai dengan kondisi yang dihadapi di lapangan.
"Bila dalam perjalanan waktu, bilamana terjadi penanganan yang maksimal dan menunjukkan hasil yang maksimal maka SK perpanjangan masa tanggap darurat ini akan dievaluasi kembali," ujarnya.
baca juga: Satu PDP Klaster Gowa di Lembata Minta Pulang
Hingga saat ini, jumlah kumulatif pasien positif 237 orang atau bertambah 2 orang WNI dari transmisi lokal. Jumlah pasien yang telah sembuh sebanyak 129 orang atau bertambah 8 orang WNI, terdiri dari 5 orang pekerja migran Indonesia (PMI) dan 3 orang non PMI. Jumlah pasien yang meninggal sejumlah 4 orang. Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 104 orang yang berada di 9 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas milik Pemprov Bali. Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case. Untuk transmisi lokal sejumlah 68 orang. (OL-3)
Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Dauh Peken 5, Tabanan, Bali untuk memastikan pemenuhan hak pangan bergizi anak.
Saat ini, Pura Segara Giri Wisesa melayani tiga ritual besar, yaitu Melasti, Ngayud atau penghayutan, dan Penglukatan (pembersihan diri).
ORGANISASI Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Mertasari, Minggu (15/2).
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved