Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Mudik Lebaran 2026 Bali, Antrean Kendaraan di Gilimanuk Capai 20 Km

Ruta Suryana
17/3/2026 22:35
Mudik Lebaran 2026 Bali, Antrean Kendaraan di Gilimanuk Capai 20 Km
Pantauan Udara Arus Mudik Lebaran, Antrean Kendaraan di Gilimanuk Capai 20 Km.(Dok. Tim SAR)

KANTOR  Pencarian dan Pertolongan Denpasar bekerja sama dengan SGi Air Bali melaksanakan pemantauan udara terhadap aktivitas arus mudik Lebaran 2026, khususnya di jalur penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Kegiatan pemantauan dilakukan menggunakan helikopter SGi Air Bali yang mengudara dari port Benoa pada Selasa (17/3) pukul 10.00 Wita. Tim tiba di wilayah Gilimanuk sekitar pukul 10.41 Wita untuk melakukan observasi langsung terhadap kondisi lalu lintas dan kepadatan kendaraan pemudik.

Dalam penerbangan tersebut turut hadir sejumlah pejabat penting, di antaranya Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya), Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto, Inspektur Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Brigjen TNI I Nyoman Parwata, serta Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya.

Berdasarkan hasil pemantauan udara, terpantau antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk mengalami kepadatan signifikan dengan panjang antrean mencapai kurang lebih 20 kilometer. Kondisi ini menunjukkan tingginya volume kendaraan pemudik yang akan menyeberang menuju Pulau Jawa.

Pemerintah daerah setempat diketahui telah mengantisipasi lonjakan tersebut dengan menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk menampung kendaraan, guna mengurangi penumpukan di jalur utama menuju pelabuhan. Tercatat data hingga Senin (16 /3) total kendaraan yang meninggalkan Pelabuhan Ketapang berjumlah 3.502 unit, sementara 22.930 unit yang keluar dari Pelabuhan Gilimanuk.

Nyoman Sidakarya menyampaikan, kegiatan pemantauan udara ini merupakan bagian dari upaya sinergi lintas instansi dalam memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran. 

“Pemantauan udara ini sangat penting untuk memberikan gambaran menyeluruh terkait kondisi di lapangan, sehingga langkah-langkah antisipatif dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Sementara itu, pihak SGi Air Bali menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan penanganan kedaruratan, termasuk dalam momentum arus mudik Lebaran.

“SGi Air Bali pada prinsipnya selalu siap mendukung berbagai kegiatan di bidang kedaruratan. Kami berkomitmen untuk turut berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan mudik Lebaran 2026 yang aman dan lancar,” terang Krisna Dewi selaku commercial manager.

Selain mendukung kegiatan pemantauan udara, SGi Air Bali juga memiliki pengalaman dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan (SAR), termasuk evakuasi medis (medevac) di berbagai wilayah operasional di Bali dan sekitarnya. Dengan dukungan armada helikopter yang mampu beroperasi di berbagai kondisi medan, SGi Air Bali siap memberikan dukungan cepat dalam situasi darurat, sejalan dengan upaya peningkatan keselamatan dan respons kebencanaan nasional.

Melalui pemantauan ini, diharapkan koordinasi antarinstansi dapat semakin optimal dalam mengurai kepadatan serta memastikan keselamatan para pemudik selama perjalanan. (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya