Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Kasus positif covid-19 di Banyumas, Jawa Tengah mencapai 42 kasus. Dari 42 kasus, 28 di antaranya merupakan kasus yang berhubungan dengan klaster Gowa. Seluruh pasien tersebut telah diisolasi, sehingga dipastikan terkendali.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa pihaknya memang fokus pada beberapa klaster covid-19. "Satu di antaranya adalah klaster Gowa," ujar Achmad, Rabu (29/4).
Langkah yang dilakukan pemkab Banyumas adalah melakukan rapid test kepada seluruh peserta dan orang-orang yang kontak dengan mereka.
"Dari 42 kasus positif yang ada di Banyumas, klaster Gowa mendominasi. Ada 28 kasus. Jumlah tersebut didapat, setelah tim melakukan tracking dan tracing. Kami sampai melakukan rapid test hingga 300 orang lebih," jelas Achmad.
Baca juga: 25 Ribu Tiket Mudik Lebaran belum Dibatalkan
Pada umumnya, imbuh Achmad, mereka yang tertular dan positif covid-19 dikategorikan sebagai orang tanpa gejala (OTG). "Rata-rata mereka memang OTG. Jadi, setelah itu, kami melakukan isolasi dan karantina terhadap mereka," ungkap Achmad.
Menurutnya, justru yang saat sekarang membutuhkan perhatian adalah OTG tersebut. "Sekarang yang menjadi fokus adalah OTG, karena orang-orang yang sebetulnya sudah terinfeksi, tapi tanpa gejala dan mereka tetap beraktivitas," ujarnya.
Terkait dengan klaster Gowa ini, kata Achmad, sepertinya semua sudah terdeteksi dan telah selesai di-tracing. "Selain klaster Gowa, ada juga klaster Berkoh dan klaster individu. Namun, jumlahnya tidak sebanyak klaster Gowa," sambungnya.
Sementara itu, ada tiga pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal. "Memang bagi PDP, pemakaman harus menggunakan protokol covid-19. Namun, hal itu bukan berarti positif covid-19, sebab sampai sekarang belum ada hasil swab test-nya," tambahnya.
Ketiga PDP yang meninggal adalah anak perempuan usia satu tahun asal Desa Samodra, Kecamatan Gumelar, kemudian perempuan usia 73 tahun dari Kelurahan Karangklesem, Purwokerto Selatan, dan laki-laki 8 tahun Kelurahan Sokaraja Tengah, Kecamatan Sokaraja. (OL-14)
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Penyaluran ini ditujukan untuk memperkuat ketersediaan stok minyak goreng rakyat sekaligus menjaga keterjangkauan harga di pasaran, terutama menjelang bulan Ramadan.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan empati atas situasi nasional yang saat ini tengah menghadapi serangkaian musibah
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved