Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai merah di Provinsi Aceh, Minggu (26/4), kembali turun. Sebelumnya, selama empat hari sebelumnya, harga cabai sempat naik sehingga mengembirakan para petani lokal.
Pada Minggu (26/4) pagi, di pusat pasar sayur Pante Teungoh, Ibu Kota Kabupaten Pidie, harga cabai merah berkisar antara Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per kg. Harga tersebut lebih murah dari sebelumnya yang mencapai Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per kg.
Adapun harga cabai rawit kecil dari sebelumnya Rp17 ribu per kg sekarang turun menjadi Rp16 ribu per kg.
Baca juga: Gudang Penyimpanan Bawang Merah di Brebes Terbakar
Fajri, pedagang cabai di Pusat Pante Teungoh, Kabupaten Pidie, kepada Media Indonesia mengatakan turunnya harga cabai itu karena kurang permintaan pada awal bulan Ramadan kali ini.
Bahkan, menurut perkiraan Fajri, dalam beberapa hari ke depan, harga cabai rawit kecil akan turun lagi. Apalagi sekarang sedang musim panen cabai rawit di petani lokal.
"Ini kan baru awal bulan puasa, petani belum banyak yang pergi ke kebun. Sekitar pekan depan, petani sudah ramai memanen, harganya kemungkinan akan turun lagi" tutur Fajri.
Petani cabai merah di Kecamatan Indrajaya, Ridwan, mengatakan turunnya harga cabai hingga di bawah Rp15 ribu tidak menguntungkan para petani.
Pasalnya, ongkos kerja, harga saprodi, dan biaya produksi sekarang semakin tinggi. Apalagi untuk sistem tanam cabai insensif, modal yang harus mereka keluarkan lebih besar dari sistem penananaman cabai alam.
"Biaya yang dikeluarkan besar, prosesnya produksi lama. Jadi kalau harga di bawah Rp15 ribu, kami terancam rugi," ungkap Ridwan. (OL-1)
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp80.000 per kg, sekarang hanya Rp36.000 per kg. Harga telur ayam ras dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved