Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Jumlah Kunjungan Peziarah di Tasikmalaya Menurun

Kristiadi
22/4/2020 12:29
Jumlah Kunjungan Peziarah di Tasikmalaya Menurun
Satu keluarga sedang berziarah di TPU Cieunteng, Tasikmalaya, Rabu (22/4/2020)> Biasanya menjelang Ramadan TPU dipenuhi warga.(MI/Kristiadi)

MENJELANG Ramadan, aktivitas masyarakat yang berziarah ke pemakaman umum di Tasikmalaya terus menurun. Biasanya menjelang Ramadan, banyak peziarah mendatangi makam. Namun selama pandemik covid-19, pemakaman umum seperti di Cieunteng, Kecamatan Cihideung dan Cinehel, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya sepi peziarah.

Petugas Harian TPU Cieunteng, Aris Hidayat, 54, mengatakan menjelang Ramadan biasanya terjadi lonjakan kunjungan para pengunjung mendatangi pemakaman untuk ziarah kubur. Jumlah peziarah bisa mencapai 200 persen. Namun, untuk sekarang di tengah pandemik covid-19 terjadi bisa dihitung dengan jari tangan.

"Biasanya peningkatan kunjungan menjelang Ramadan ke pemakaman meningkat, tapi tahun ini mengalami penurunan secara drastis hingga 80 persen. Penurunan tersebut terjadi, karena keluarga penghuni makam yang berada di luar kota seperti Bandung, Jakarta dan daerah lainnya tidak mudik," katanya, Rabu (22/40.

Sementara itu, peziarah kubur Wati, 60, warga Kecamatan Tawang mengatakan, ziarah kubur yang dilakukan bersama keluarganya selama ini rutin dilakukan termasuk menjelang Ramadan. Ia tetap berziarah kendati di tengah pandemik.

baca juga: Yayasan dari Jakarta Salurkan 1.100 APD di NTT

"Untuk jelang Ramadan tahun ini, hanya berdua saja datang ke pemakaman dikarenakan ada imbauan dari pemerintah jangan berziarah kubur secara bergerombol. Dan tetap mamakai masker saat keluar rumah. Biasanya, datang ke makam banyak keluarga tapi sekarang ini telah dibatasi terutama harus jaga jarak dan jangan berkerumun," paparnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya