Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Sumatra Barat berhasil mengungkap narkoba senilai Rp.2,7 miliar. Barang narkoba seperti sabu, ekstasi dari kurir narkoba warga Riau itu disita.
Kabid Humas Polda Sumbar kombes Pol Satake Bayu Setianto, menyebutkan, narkoba itu disita dari seorang kurir narkoba berinisial DH, 37, warga Jalan Pertanian, RT 004, RW 002, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan,
Kota Pekanbaru, Riau.
"Barang bukti sabu seberat 956,85 gram dan 4.770 butir ekstasi senilai Rp2,7 miliar berhasil disita," katanya, Kamis (16/4).
Selain barang bukti sabu dan ekstasi, petugas juga menyita barang bukti lainnya berupa satu unit handphone merek Xiaomi dan satu unit mobil merek Suzuki Karimun Nopol BM 1024 VZ.
DH ditangkap di Jalan Lintas Sumatra depan Warung Pecel Lele Bandung Ayu, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, pada Sabtu (4/4) lalu, sekira pukul 03.30 WIB.
Disampaikan Kombes Pol Satake, penangkapan kurir sabu dan ekstasi ini setelah pihak Ditnarkoba Polda Sumbar mendapatkan informasi dan penyelidikan di lapangan.
"Tersangka menerangkan bahwa sabu dan ekstasi berasal dari temannya berinisial HGK di Pekanbaru. Tersangka menerima barang tersebut dengan cara mengambil di tempat yang sudah dijanjikan," jelasnya.
Satake menambahkan, kepada tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun,"
pungkasnya. (OL-13)
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Tersangka diketahui mengelola aktivitas home industry pembuatan tembakau sintetis di lokasi tersebut.
BNN juga mengingatkan target utama peredaran narkoba adalah generasi muda usia produktif (16-35 tahun).
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai bersama Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan BNN menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di Aceh Timur.
Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BNN RI dalam menghadapi tantangan permasalahan narkotika yang semakin kompleks, lintas sektor, dan dinamis.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen zero tolerance terhadap peredaran narkotika di Jakarta.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.
Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ketapang berhasil digagalkan oleh petugas pengamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved