Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya terus meningkat. Tercatat sejak Januari hingga April ini ada enam orang meninggal karena demam berdarah dengue. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan kasus DBD saat ini telah meluas di beberapa kelurahan
"Pasien DBD yang meninggal dunia tersebar di 10 Kecamatan. Sedangkan pasien terjangkit DBD tercatat 251 orang sejak Januari-April. Masyarakat yang sekarang berada di rumah untuk selalu membersihkan lingkungan dari genangan air," kata Uus, Kamis (16/4).
Uus mengatakan, peningkatan kasus DBD memang setiap tahunnya meningkat dan itu harus tetap diwaspadai bersama.Ia meminta masyarakat menjalani hidup sehat dan membersihkan lingkungan.
baca juga: Panen Raya, Harga Beras di Kupang Stabil
"Dinas Kesehatan sekarang masih berupaya menyosialisasikan kepada masyarakat melalui satu gerakan yakni satu rumah satu jumantik. Dan langkah itu telah melibatkan RT, RW dan Posyandu supaya mereka tetap siaga melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Serta menekan jentik nyamuk tumbuh menjadi dewasa," ujarnya. (OL-3)
Tidak hanya menutupi badan jalan, material longsor tersebut juga menimpa Jembatan Gantung Tonjong, sehingga akses bagi pengendara motor, mobil, maupun pejalan kaki lumpuh total.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
Daging sapi kini dijual seharga Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp43.000 per kilogram, dan telur ayam Rp30.000 per kilogram.
Target pembangunan dapur SPPG di Jawa Barat 4.600 dan sekarang telah terlampaui kurang lebih sudah hampir 4.700.
Bencana itu juga menyebabkan 48 rumah mengalami rusak ringan, sedang dan berat.
Kenaikan tersebut terjadi pada, cabai merah, bawang merah, daging ayam, telur, daging sapi, beras, minyak goreng, bawang putih dan sayuran.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Kasus leptospirosis di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, meningkat tajam sepanjang 2025. Sebaliknya, kasus demam berdarah dengue (DBD) justru mengalami penurunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved