Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI tembakau di Temanggung, Jawa Tengah memastikan waktu tanam tembakau tahun ini akan berlangsung sesuai musimnya dan tidak akan terpengaruh pandemi covid-19. Sebagian petani di daerah atas atau gunung telah mulai tanam. Sedangkan petani di daerah lereng dan daerah bawah atau sawah sudah mulai mempersiapkan untuk tanam tembakau.
"Kami tetap ke ladang mengurus tanaman, tidak terpengaruh wabah korona, jadi tanam tembakau pasti akan tepat waktu, sesuai musimnya," ujar Marno,29 seorang petani di Dusun Grembul, Desa Jragan, Kecamatan Tembarak, Senin (13/4).
Menurut Marno, saat ini lahannya seluas sekitar satu hektare masih ditanami cabai dan sayuran, sehingga belum mulai menggarap lahan. Karenanya ia menunda tanam tembakau hingga sekitar minggu ketiga di bulan April. Namun ia sudah mulai mempersiapkan pupuk kandang yang berasal dari kotoran kambing peliharaannya dan pupuk organik.
Marno juga sudah mulai menyemai bibit tembakau pada kotak-kotak yang terbuat dari kayu. Total ada 30 kotak yang ia siapkan di teras rumahnya. Tiap kotak berisi 400 bibit tembakau yang masih perlu disemai selama 15 hari. Tahun ini Marno akan menanam 12 ribu tanaman tembakau di lahannya.
Tri Supono,37, petani di Dusun Lamuk Gunung, Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo mengaku sudah menanam tembakau sejak awal April ini. Sebab lahannya ada di daerah gunung dengan ketinggian sekitar 1700 meter dpl. Sebagian besar petani di daerah itu juga sudah menanam tembakau.
Di daerah itu ada total 700 kepala keluarga (KK) yang 90 persennya adalah petani tembakau. Hampir semuanya sudah mulai tanam. Tri Supono sendiri menanam 12 ribu batang tanaman tembakau pada ladangnya dengan luasan kurang dari satu hektare.
"Petani tidak terpengaruh oleh virus. Lagi pula daerah ini zona hijau, tidak ada warga kami yang masuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), maupun Pasien dalam Pengawasan (PDP). Jadi tanam tembakau sesuai waktunya," ujar dia.
baca juga: 45 Turis Asing Terjebak di Pulau Mentawai
Menurut Tri Supono, petani tembakau lebih kawatir jika pabrik rokok tidak bersedia menyerap tembakau hasil panen petani. Atau kalaupun melakukan pembelian namun dengan harga murah karena terdampak kenaikan cukai rokok beberapa waktu lalu. Ia berharap persoalan ini bisa teratasi saat menjelang panen. (OL-3)
Kemasan polos mempersulit pengawasan, mempermudah pemalsuan, dan membuat konsumen kesulitan membedakan produk asli dan ilegal.
Tekanan kebijakan yang terus menghantam Industri Hasil Tembakau (IHT) membuat banyak pihak mendesak pemerintah untuk segera menyusun peta jalan IHT nasional yang berkeadilan.
Anggoya Baleg DPR RI Sofwan Dedy Ardyanto, menyoroti absennya komoditas tembakau dalam daftar sektor potensial untuk hilirisasi yang dipaparkan pemerintah.
Sejumlah tokoh masyarakat dan wakil rakyat menyoroti masuknya agenda Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) dalam regulasi yang disusun oleh Kementerian Kesehatan
Industri tembakau dilemahkan oleh regulasi yang tumpang tindih dan konflik antar kebijakan, yang membuat petani semakin tertekan.
Mantan Direktur Penelitian, Kebijakan & Kerja Sama WHO, Tikki Pangestu, menilai adopsi strategi pengurangan risiko tembakau berjalan sangat lambat.
Lokasi yang mulai ditanami yaitu meliputi Kecamatan Indrajaya dan Kecamatan Delima. Petani berpacu menanami karena bibit padi sudah cukup umur.
PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran musim tanam Oktober-Maret dengan terus menjaga keterjangkauan pupuk bagi petani.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengambil langkah strategis untuk mengakselerasi swasembada pangan dengan menyalurkan bantuan benih padi mandiri kepada Sidrap dan Soppeng.
Selain subsidi, Pupuk Indonesia juga menyediakan pupuk nonsubsidi atau komersial sebanyak 13.320 ton, terdiri dari urea 6.764 ton dan NPK 6.556 ton.
Musim tanam gadu yang berlangsung antara Mei hingga Agustus memiliki peran penting dalam menjaga target produksi beras nasional.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved