Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
https://mediaindonesia.com/read/detail/298852-rs-rujukan-covid-19-di-sulawesi-dapat-2000-apdKasus korona atau covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melonjak tajam. Kenaikannya lebih dari 100 persen. Jika sehari sebelumnya ada 13 kasus korona, tapi Kamis (26/3) sudah bertambah 14 orang menjadi 27 orang dan 3 orang meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari, yang juga Juru Bicara Gugus Penanggulangan Korona Sulsel menjelaskan Sulsel sudah bisa melakukan uji laboratorium sendiri, sehingga hasilnya lebih cepat keluar.
"Kemarin kita melakukan uji laboratorium di Laboratoriun Kesehatan Unhas di Wahidin. Dari 29 spesimen, sembilan di antaranya positif. Hari ini, kita melakukan uji pada 66 spesimen di Balai Besar Kesehatan Masyarakat Makassar. Hasilnya 14 positif. Jadi, hasilnya bisa diketahui lebih cepat," ungkap Ichsan, Kamis (26/3) malam.
Semua pasien positif covid-19 sudah dirawat di berbagai rumah sakit (RS). "Satu orang dirawat RSUD Makkasau Parepare, tiga orang di RS Tajuddin Haliq Daya, enam orang di RS Setella Maris, dua orang di RS Grestelina, dan dua orang di RS Labuang Baji," ungkap Ichsan.
Baca juga: RS Rujukan Covid-19 di Sulawesi Dapat 2000 APD
Terkait yang meninggal dunia, Ichsan menyebutkan, dua orang dari Makassar dan satu dari Bulukumba. "Jadi, dua yang meninggal terakhir itu adalah pasien dalam pengawasan (PDP) yang sempat dirawat di RS Stella Maris dan RS Grestelina Makassar," sebut Ichsan.
Adapun mengenai daerah asal pasien yang sudah positif korona adalah Makassar dengan 23 kasus. "Bulukumba satu kasus, Pinrang satu kasus, Sidrap satu kasus, dan Maros satu kasus," sambungnya.
Dengan bertambahnya kasus covid-19 yang meningkat 107 persen tersebut, Ichsan menekankan jika pola transmisi virus korona di Sulsel bukan lagi didatangkan dari luar. "Bukan juga orang yang habis berkunjung keluar negeri seperti umrah, tapi sudah ada local transmission karena kontak dengan orang yang sudah positif terkena covid-19.
"Makanya sangat penting social distancing betul-betul diperhatikan. Physical distancing itu juga sangat penting. Sudah tidak boleh lagi ada sentuhan meski hanya sekadar berjabat tangan. Jarak paling dekat itu satu meter, semua harus dibatasi sekarang," seru Ichsan.
Menurutnya, social distancing mampu menekan penularan virus covid-19 hingga 75 persen yang penularannya dengan cara local transmission. (OL-14)
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Minggu (1/3), penerbangan kedatangan rute Jeddah–Makassar yang dioperasikan oleh maskapai Lion Air sukses mendarat dengan selamat membawa sebanyak 386 penumpang.
Pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal tidak berada dalam satu entitas yang sama. Pengelolaan pelabuhan berada di bawah kendali Pelindo sementara operasional kapal oleh Pelni.
Hujan deras menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Makassar. BPBD mengevakuasi warga dan mengaktifkan sistem peringatan dini untuk mencegah dampak lebih luas.
petugas menyisir lapak demi lapak di area dalam pasar. Sampel makanan diambil langsung dari pedagang, lalu diuji di tempat menggunakan metode rapid test
Harga pangan di Pasar Terong terpantau relatif stabil dengan pasokan yang mencukupi.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved