Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
CANDI Hindu Ngempon yang terletak di Kelurahan Ngempon, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah tidak terlalu banyak dikenal publik maupun wisatawan. Namun keberadaannya telah membangkitkan gairah ekonomi warga sekitar dengan semakin banyaknya wisatawan berkunjung.
Ditemukan pertama kali pada tahun 1952 oleh seorang warga bernama Kasri, Candi Ngempon secara visual hampir mirip dengan candi-candi Hindu lainnya seperti Gedongsongo msupun Dieng. Namun dari sembilan candi yang ada hanya empat unit candi yang direkontruksi oleh Dinas Purbakala secara bertahap.
Namun sayang candi yang berjarak sekitar 2 kilometer dari ruas jalan Semarang-Yogyakarta ini tidak banyak dikenal publik. Hanya wisatawan lokal yang tiap hari menyambangi dan umumnya bukan untuk menyaksikan candi, tetapi hanya sekedar mandi air panas (belerang) yang ada di sekitar candi.
"Setiap hari tidak kurang 100 orang datang ke sini baik dengan mengendarai sepeda motor atau mobil. Mereka rata-rata hanya untuk berendam di air panas," ujar Parmin, penjaga karcis, Jumat (13/3)
Areal Candi Ngampon yang diberi pagar kawat setinggi 2,5 meter dapat dikunjungi pada pukul 09.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB dengan membayar karcis masuk Rp4.000 per orang.
Pintu gerbang memasuki areal candi baru dibuka penuh, ketika ada kegiatan keagamaan di lokasi ini. Datangnya wisatawan lokal setiap hari untuk menikmati mandi air panas alami, menjadikan ekonomi warga perkampungan sekitar tumbuh. Selain menarik retrebusi melintasi kampung dengan mobil dikenai Rp4.000, dan roda dua Rp2.000, warga memanfaatkan keramaian dengan mendirikan warung kuliner dan toko kerajinan.
"Dulu kami hanya mengandalkan sawah yang tidak terlalu besar untuk hidup. Tetapi setelah ramainya orang datang baik melihat candi maupun mandi air panas, kami sekarang mengandalkan usaha warungan," ujar Harni, 55 seorang pemilik warung di Dusun Derekan.
Bupati Semarang Munjirin mengatakan dalam upaya meningkatkan jumlah wisatawan di daerah ini, pembenahan obyek wisata terus dilakukan. Bahkan Pemkab Semarang telah mengucurkan anggaran yang mencapai puluhan miliar setiap tahunnya. Candi tersebut mampu memberikan kontribusi hingga 19% pendapatan daerah yang mencapai
Rp487,686 miliar.
baca juga: Pemerintah Fokus Cegah DB Jadi KLB
Umpan balik dari semua ini, lanjut Munjirin, adalah hidupnya perekonomian daerah karena semua kegiatan penunjang wisata hidup dan berkembang.
"Usaha Kecil dan Menengah akan hidup ditengah-tengah kemajuan pariwisata, seperti kuliner, kerajinan rakyat, perhotelan dan lainnya," ujar Munjirin. (OL-3)
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Pembangunan Bandara Internasional Chinchero di Peru menuai kontroversi. Mampukah infrastruktur ini menampung lonjakan wisatawan tanpa merusak kesucian Lembah Suci?
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Citiasia Inc. meresmikan Citiasia Nexus Hub Central Java di Kota Semarang sebagai bagian dari strategi memperkuat orkestrasi pengembangan smart city di Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved