Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang disertai angin kencang dan kilatan petir mengakibatkan puluhan pohon tumbang menghalangi arus lalu lintas di Jalan RE Martadinata, Letjen Mashudi, Cibeureum, Dadaha, Tasikmalaya.
Akibat kejadian tersebut, satu orang tewas tersambar petir di Kampung Tepus, Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kapten Inf Mamat Sutisna mengatakan, hujan deras yang disertai kilatan petir terjadi Minggu (8/12) pukul 17.30 WIB hingga malam hari mengakibatkan seorang warga bernama Nandang Nurdi, 20, warga Kampung Tegal Tepus, Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, tewas tersambar petir setelah pulang menyabit rumput di lahan milik warga lainnya.
"Korban rencananya hari ini akan dimakamkan di tempat pemakaman umum Kampung Tegal Tepus, Kecamatan Cigalontang, setelah warga menemukannya di lahan perkebunan sekitar pukul 18.00 WIB Minggu kemarin dalam kondisi tangan, muka, dan bagian dada terlihat menghitam hingga warga membawanya," kata Mamat, Senin (9/12).
Baca juga: Gubernur Sumut Larang Penerbitan IMB di Atas Lahan Pertanian
Hujan deras yang terjadi juga menyebabkan puluhan pohon tumbang dan menghalangi ruas jalan di beberapa titik membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya berupaya membersihkan potongan tersebut hingga pukul 00.00 WIB.
Namun, para petugas mengalami kendala atas banyaknya puluhan pohon besar tumbang. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat pohon-pohon yang tumbang tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar, mengatakan, proses evakuasi pohon tumbang petugas mengalami kendala disebabkan ada beberapa dahan menjerat kabel-kabel telepon, internet, dan listrik. Namun, selama proses itu membutuhkan crane supaya saat pemotongan tidak membahayakan petugas.
"Hujan deras disertai angin kencang dan petir tersebut mengakibatkan puluhan pohon besar tumbang secara bersamaan. Namun, kejadian itu harus diwaspadai karena pada awal musim hujan akan terus terjadi hingga bulan Februari tapi selain itu sebuah tembok penahan tanah (TPT) longsor dan menimbun jalan berada di Kecamatan Cibeureum saat ini masih dalam pembersihan," ujarnya. (OL-1)
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 5–8 Maret 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, tercatat sedikitnya 16 titik kejadian pohon tumbang dan dampak angin kencang
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved