Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSOALAN narkotik dan obat terlarang (narkoba) di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), bukan lagi menjadi rahasia umum dan tak kunjung terselesaikan. Bertahun-tahun, setidaknya dalam 11 tahun terakhir, Sidrap bisa dikatakan tekah menjadi ‘lumbung narkoba’.
Kasus terbaru yang diungkap polisi adalah tertangkapnya Herman, pria yang bekerja sebagai petani karena memiliki ribuan butir pil ekstasi. Ia diciduk polisi bersama salah satu kurir pil ekstasinya.
Dari tangan kedua pelaku yang berprofesi sebagai petani, diamankan 1.000 pil ekstasi jenis Kodok dan Superman yang dipesan polisi yang menyamar sebagai pembeli.
"Dia bersama salah satu kurirnya diamankan saat anggota melakukan penyamaran sebagai pembeli yang memesan ekstasi," terang Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Andi Sofyan, di Sidrap, Sulsel, pada Minggu (8/12).
"Satu pil ekstasi dijual seharga Rp500 ribu sehingga disepakati saat transaksi uang sejumlah Rp500 juta. Pergerakan pelaku sudah lama kita incar," sambung Sofyan.
Saat ini, kedua pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Satnarkoba Polres Sidrap guna penyelidikan lebih lanjut. "Kita juga masih mendalami jaringan-jaringan dan asal muasal barang haram ini," kunci Sofyan.
Kasus tertangkapnya pengedar dan bandar narkoba di Sidrap bukanlah pertama kali. Sebelumnya, pada Mei 2019, aparat menangkap bandar narkoba bernama Agus Sulo alias Lagu,37, beserta kurirnya yang bernama Syukur. Keduanya ditangkap di wilayah Rappang, Kelurahan Lalebbata, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap.
Bahkan Agus Sulo ternyata bukan bandar narkoba biasa. Ia termasuk dalam sindikat jaringan internasional peredaran narkoba yang berbasis di Malaysia. Bandar narkoba ini pun memiliki aset miliaran rupiah dari pabrik hingga mobil mewah hasil berdagang barang haram dan pencucian uang (money laundering).
Dengan tertangkapnya para bandar narkoba, masyarakat berharap jaringan Sidrap yang sudah bisa dikategorikan mafia narkoba akan segera diberantas hingga ke akar-akarnya.
Masyarakat pun berharap di era kepeminpinan Bupati H Dollah Mando, Kabupaten Sidrap bisa segera menghilangkan stigma lumbung narkoba dengan kembali menjadi lumbung beras di Sulawesi Selatan.
Sorotan pada kasus narkoba di Sidrap sejatinya juga telah dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan pada Agustus 2018, ketika Sidrap masih dipimpin Rusdi Masse sebagai bupati. Kala itu, BNNP Sulsel mengeluhkan keseriusan Pemkab Sidrap dalam memberantas jaringan narkoba. (OL-09)
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Tersangka diketahui mengelola aktivitas home industry pembuatan tembakau sintetis di lokasi tersebut.
BNN juga mengingatkan target utama peredaran narkoba adalah generasi muda usia produktif (16-35 tahun).
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Tim SAR temukan FDR dan CVR pesawat jatuh di Maros-Pangkep, Sulsel, Rabu (21/1). Data kotak hitam segera diserahkan ke KNKT untuk investigasi penyebab kecelakaan.
TIM SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan, dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di lereng Gunung Bulusaraung namun belum dievakuasi
KNKT menyampaikan bahwa pesawat ATR 42 pecah berhamburan akibat menabrak lereng gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Sakti juga menyampaikan rasa keprihatinannya atas insiden pesawat ATR 42-500 dengan kode registrasi PK-THT yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan tersebut.
ATR adalah singkatan dari Avions de Transport Régional (Prancis) atau Aerei da Trasporto Regionale (Italia).
Jumlah penumpang on board (POB) sebanyak 11 orang, delapan kru pesawat dan tiga orang penumpang. Saat ini tim SAR Gabungan telah mengerahkan personel, mobil truk, drone dan rescue car satu tim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved