Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
JARUM jam menunjukkan pukul 06.00 Wib. Setelah salat subuh, Ibtisam Luthfia bergegas mempersiapkan berbagai barang kelengkapan belajar. Dia tidak lupa memasukkan oleh-oleh, sebuah kado yang terbungkus sangat rapi. Siswi berusia 9 tahun dan duduk di kelas IV SD Negeri Desa Neulop, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, ingin pergi ke sekolah lebih awal. Luthfia akan mengikuti upacara Hari Guru bersamaan memperingati HUT PGRI ke-74 yang digelar 25 November 2019.
Upacara bendera yang berlangsung sekitar pukul 08.00 Wib di halaman sekolahnya SD Negeri Desa Neulop tersebut berbeda dari biasanya. Kali ini pasukan pengibar bendera Merah Putih, dirigen lagu Indonesia raya, pembaca teks Proklamasi dilakukan oleh para guru.
Murid hanya menjadi peserta upacara. Perbedaan ini sengaja dilakukan berkaitan dengan peringatan Hari Guru dan HUT PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) ke-74.
"Saya mau datang lebih awal supaya bisa melihat seluruh proses upacara bendera yang seluruhnya dilakukan oleh bapak dan ibu guru," kata Ibtisam Luthfia yang sejak kelas I SD meraih ranking pertama di kelasnya.
Luthfia, sehari sebelumnya telah berdiskusi dengan sang ibunya Nurbaiti. Dia mengutarakan rencananya, ingin memberikan hadiah atau kado kepada guru kelas. Walaupun isinya sederhana yang penting bermanfaat dan menjadi kenangan menarik untuk sang guru.
"Guru seperti pelita dalam gulita. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa" tambah Ibtisam Luthfia.
Saat proses upacara bendera selesai, semua anak-anak SD di pedalaman Kabupaten Pidie itu bersalaman dengan dewan guru yang berbaris di halaman sekolah. Ibtisam Luthfia dan teman temannya antre menanti giliran bersalaman dengan guru. Sebagian diantaranya memberikan sekuntum bunga kepada guru. Suasana pun terlihat khidmad dan tertib.
Setelah itu para murid dipersilahkan masuk ruangan belajar masing-masing. Di dalam kelas para siswa dan siswi menunggu sang guru masuk. Saat wali kelas tiba di ruangan bersama mereka. Suasana terasa hening sejenak. Kali ini anak-anak satu persatu maju ke depan untuk menemui wali kelasnya secara khusus. Mereka tidak luput mencium tangan guru mereka.
Ketika Ibtisam Luthfia mencium tangan wali kelas IV itu, seraya mengucapkan terima kasih kepada ibu gurunya. Ia langsung menyerahkan sebuah kado berukuran sekitar 30 cm×20 cm dan tebal sekitar 5 cm.
baca juga: Tegal Terima DIPA Rp695,7 M dan Siap Bersinergi dengan Provinsi
"Mama saya seorang ibu rumah tangga yang mengisi hari-hari untuk membantu nafkah keluarga dengan menjahit mukena dan pakaian muslimah bersulaman atau bordier khas Aceh. Isi kado saya untuk ibu guru hanya sebuah celana muslimah bersulaman bordir khas Aceh. Sederhana saja, tentu tidak sebanding dengan apa yang telah guru berikan pada kami" jelas Luthfia, kepada Media Indonesia, Senin (25/11/2019).
Selain Luthfia, banyak murid lainya yang memberikan hadiah atau secuil kenangan di hari guru kali ini. (OL-3)
Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali.
PERUBAHAN sosial dan teknologi yang melaju cepat telah mengubah wajah pendidikan.
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Selain berorientasi pada murid, guru sebagai jantung perubahan di ekosistem pendidikan perlu mendapatkan perhatian serius.
TANTANGAN pendidikan di era disrupsi teknologi disoroti. Generasi sekarang dinilai mandiri secara digital tetapi rentan di bidang sosial dan emosional.
Selain berorientasi pada murid, guru sebagai jantung perubahan di ekosistem pendidikan perlu mendapatkan perhatian serius.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sharing Happiness, Guruverse.id, dan ACF Eduhub sebagai mitra pelaksana.
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved