Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
TEKANAN inflasi Provinsi Kalteng pada triwulan II tahun 2019 lebih rendah dibandingkan triwulan I tahun 2019 yakni 2,89%. Rendahnya inflasi disebabkan terjaganya harga pangan pada Ramadan dan Idul Fitri. Hal ini diungkapkan Setian Deputi Bank Indonesia Perwakilan Kalteng, pada acara Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Kalteng di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (10/10).
Menurut Setian, terkendalinya harga pada periode HBKN menjadi faktor yang menyebabkan cukup terkendalinya harga komoditas selama triwulan II.
"Komoditas penahan inflasi adalah beras, daging ayam ras, mie kering instan, daging sapi dan daging ayam kampung," ujarnya.
Capaian inflasi Kalteng ini kata Setian, lebih rendah dari capaian nasional pada periode yang sama.
"Kalau Kalteng capaian inflasinya 2,89%, sementara untuk tingkat nasional capaian inflasi sebesar 3,28%," tambah Setian.
Berdasarkan jenis komoditasnya, beras dan angkutan udara masing-masing menjadi komoditas dengan andil tertinggi di Palangka Raya dan Sampit.
"Untuk Palangka Raya andil inflasi tertinggi adalah beras sebesar 0,42%, angkutan udara 0,29%, bawang merah 0,16%, dan sate 0,14%, ungkap Setian.
baca juga: Fashion Show Batik Akan Digelar di Bandara Adisutjipto
Andil tingginya inflasi pada beras disebabkan kenaikan harga gabah kering panen (GKP) sebesar 4,5%, dan harga beras premium di penggilingan pada bulan Juni 0,26%. Sedangkan untuk Sampit andil inflasi tertingginya pada angkutan udara 0,86%, mobil 0,37%, rokok kretek filter 0,26%.
"Meskipun mulai terjadi penurunan pada harga tiket pesawat, namun masih tinggi dibandingkan 2018 lalu di Sampit," pungkasnya. (OL-3)
Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati hari ini (21/2) turun jadi Rp55.000/kg usai diguyur pasokan Kementan. Cek detail harganya di sini.
Harga di Pasar Penuin, Pasar Mitra Raya, dan Pasar Tos 3000 menunjukkan harga cabai rawit merah menembus Rp92.950 per kilogram.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Bank Indonesia menahan BI-Rate di 4,75% untuk stabilkan rupiah di tengah gejolak global. Rupiah Rp16.880 per dolar AS, BI nilai masih undervalued.
Ekonom LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 4,75% di tengah inflasi di atas 3% dan pelemahan rupiah ke Rp16.884 per dolar AS.
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
Bank Indonesia juga mengoptimalkan aplikasi PINTAR untuk pemesanan penukaran uang guna meningkatkan kepastian dan ketepatan layanan.
UNTUK mempermudah akses masyarakat, Bank Indonesia Sulawesi Selatan (BI Sulsel) menyediakan 120 titik layanan penukaran uang Lebaran 2026 di 24 kabupaten/kota.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan pemerataan layanan penukaran, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR.
Tersedia pula layanan mitra kerja di sejumlah instansi strategis pada 5-10 Maret 2026 dan layanan tematik “Susur Pantai” di Pantai Warna Oesapa dan Pasar Ikan Oeba.
BI Sulsel menyiapkan uang layak edar sebesar Rp4,5 triliun atau meningkat 5 persen dibanding realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,3 triliun.
RUPIAH berada di bawah tekanan seiring kenaikan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun yang menembus level 6,45% pada perdagangan Jumat, (20/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved