Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
MODUS kejahatan narkotika di Wilayah Indonesia Timur kian meningkat, terbukti dari adanya temuan oleh Sinergi Bea Cukai dan instansi terkait dalam minggu-minggu terakhir ini.
Operasi gabungan kali ini menggagalkan pemasok narkoba yang berusaha menyelundupkan pil ekstasi di dalam tubuh pelaku pada 16 September 2019 dan 21 September 2019 lalu.
Keberhasilan penggagalan penyelundupan diawali informasi personil Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang kemudian ditindaklanjuti oleh petugas Kanwil Bea Cukai Sulbagsel dan Bea Cukai Makassar dan Avsec Lion Air Group.
Tim gabungan kemudian menindak tersangka yang menggunakan pesawat Batik Air dengan rute Pekanbaru-Jakarta-Makassar.
Saat pemeriksaan ditemukan satu bungkus plastik berisi tablet obat terlarang jenis ecstasy atau Inex berjumlah 497 butir yang disembunyikan di selangkangan penumpang tersebut.
Selanjutnya pelaku dibawa menuju Kantor BNNP Sulsel untuk proses lebih lanjut.
Berselang kurang dari 1 minggu kemudian, pada 21 September 2019, tim gabungan kembali menggagalkan pengiriman 10 butir narkoba jenis Ecstasy yang dikirim via paket internasional.
Modus yg digunakan adalah menyembunyikan pil ecstasy tersebut dalam boneka mainan anak anak. Petugas kemudian melakukan controlled delivery dan mengamankan tersangka pelaku yang berdomisili Makassar.
Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Padmoyo Triwikanto, menyampaikan bahwa keberhasilan Bea dan Cukai dalam menggagalkan penyelundupan narkotika tersebut merupakan hasil sinergi antarinstansi yang melibatkan Ditjen Bea Cukai, BNNP Sulsel, Avsec, Airline dan Pos Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih serta mengharapkan operasi interdiksi bersama yang lebih kuat kedepannya dalam rangka menjaga generasi muda bangsa dari bahaya Narkoba," kata Padmoyo.
"Saya harap dengan adanya operasi ini juga menjadi perlindungan kepada masyarakat dari barang-barang yang dilarang maupun dibatasi, yang dapat mengakibatkan gangguan terhadap kesehatan dan keamanan serta moralitas,” tutur Padmoyo. (OL-09)
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Tersangka diketahui mengelola aktivitas home industry pembuatan tembakau sintetis di lokasi tersebut.
BNN juga mengingatkan target utama peredaran narkoba adalah generasi muda usia produktif (16-35 tahun).
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Tim SAR temukan FDR dan CVR pesawat jatuh di Maros-Pangkep, Sulsel, Rabu (21/1). Data kotak hitam segera diserahkan ke KNKT untuk investigasi penyebab kecelakaan.
TIM SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan, dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di lereng Gunung Bulusaraung namun belum dievakuasi
KNKT menyampaikan bahwa pesawat ATR 42 pecah berhamburan akibat menabrak lereng gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Sakti juga menyampaikan rasa keprihatinannya atas insiden pesawat ATR 42-500 dengan kode registrasi PK-THT yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan tersebut.
ATR adalah singkatan dari Avions de Transport Régional (Prancis) atau Aerei da Trasporto Regionale (Italia).
Jumlah penumpang on board (POB) sebanyak 11 orang, delapan kru pesawat dan tiga orang penumpang. Saat ini tim SAR Gabungan telah mengerahkan personel, mobil truk, drone dan rescue car satu tim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved