Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono optimistis Presiden Joko Widodo mampu menjalin komunikasi baik dengan semua pihak di Papua. Hal ini diyakini menjadi solusi terbaik untuk meredam dinamika di provinsi tersebut yang sempat meningkat.
Hal ini diungkapkan Agus usai menjadi pemateri pada pengenalan mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pasundan Bandung, Sabtu (7/9).
"Saya yakin Presiden Jokowi mampu membangun ruang dialog yang luas untuk berinteraksi langsung dengan pimpinan-pimpinan," kata pria yang kerap disapa AHY.
Menurut Agus, dialog merupakan solusi terbaik untuk menyelesaikan konflik di Papua yang dipicu insiden terhadap asrama mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang. Pendekatan seperti itu harus dilakukan kepada tokoh-tokoh seperti kepala suku dan elemen masyarakat lainnya.
"Dengan suku-suku, LSM di sana. Komunikasi harus terjalin baik, harus ada ruang dialog," imbuhnya.
Baca juga: Masyarakat Indonesia di AS Akan Gelar Aksi Damai Untuk Papua
Agus pun menegaskan Papua merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak bisa dipisahkan. Keutuhan dan persatuan bangsa harus dipertahankan termasuk dengan menjaga provinsi paling timur di Indonesia.
Agus mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga Papua termasuk dengan memberikan kepedulian dan solidaritas. Sama dengan provinsi lainya, menurut dia, warga Papua memiliki harapan akan peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan.
"Kita harus mendukung itu semua," tukasnya.
Pada acara ini, mantan calon gubernur DKI Jakarta pada Pemilu 2017 tersebut memberi materi kepada ratusan mahasiswa baru yang tengah menjalani masa orientasi. Salah satunya agar senantiasa menjaga persatuan dan keutuhan bangsa dan negara.
"Indonesia milik kita semua. Dari Sabang sampai Merauke, sebagai warga negara yang baik harus memiliki semangat kebinekaan," ungkapnya.
Dengan begitu, sesama warga negara harus hidup berdampingan tanpa membedakan suku, agama, dan ras.
"Memang berbeda, tapi kita punya kesamaan, kesamaan visi, kesamaan kepentingan untuk menjadikan Indonesia kokoh, utuh, dan maju. Perbedaan jangan diperbesar oleh sentimen-sentimen yang memperkeruh," pungkasnya.(OL-5)
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq hadir langsung di SMAN 1 Manokwari, Papua Barat, untuk menjadi pembina upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Selasa (25/11).
Penemuan kasus baru Tuberkulosis (TBC) di daerah itu hingga Juli 2025 mencapai 550 kasus, bahkan ada pasien yang sudah menunjukkan resisten obat.
Festival ini menampilkan berbagai atraksi budaya seperti tarian tradisional, musik daerah, dan pameran kerajinan tangan, serta bazar Ekraft UMKM.
Masyarakat Papua Barat mendatangi kantor KPK dan Kejagung untuk melakukan klarifikasi dan memberikan informasi hasil investigasi terkait Gubernur Papua Barat Dominggus Madacan.
BENCANA tanah longsor dan banjir bandang Pegunungan Arfak, tepatnya di Kampung Jim, Distrik Catubouw, Papua Barat menelan belasan korban jiwa.
Jumlah keseluruhan korban dalam peristiwa itu sebanyak 24 orang, terdiri atas lima orang selamat, 16 korban meninggal dunia, sedangkan tiga korban lainnya belum berhasil ditemukan.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
POLEMIK ijazah Jokowi yang terus berlarut dinilai tidak lagi menyentuh kepentingan publik dan cenderung bergeser menjadi isu politik yang diproduksi berulang.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Profil lengkap Jenderal Gatot Nurmantyo. Simak rekam jejak karier Panglima TNI ke-16, pemikiran Proxy War, hingga peran di gerakan KAMI.
Relawan Jokowi mengklaim Presiden Jokowi telah memaafkan Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis. Polisi diminta mempertimbangkan pencabutan status tersangka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved