Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG wanita yang terekam melalui kamera pengintai (CCTV) meninggalkan seorang anak di pinggir jalan dan videonya beredar luas hingga viral di media sosial. Kejadian seperti itu juga terjadi di Kota Medan.
Namun yang berbeda, meski kasus itu tidak terekam CCTV, jumlah anak yang diterlantarkan sebanyak dua orang.
Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Medan, Fahrul Rozi Pane, membenarkan kejadian tersebut.
Diungkapkannya, dua anak di bawah lima tahun (balita) itu diduga dibuang diduga oleh orangtuanya di Kawasan Jalan AH Nasution, Simpang Jalan Karya Wisata, Medan.
"Warga menemukan kedua anak tersebut dan menyerahkannya ke polisi dan selanjutnya diserahkan ke kami," ujarnya, Selasa (30/7) sore.
Baca juga: Festival Florata di Labuan Bajo untuk Tingkatkan Minat Pengunjung
Penemuan kedua anak ini bermula dari laporan warga Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, Senin (29/7) kemarin.
Mereka melaporkan telah ditemukan dua anak yang kemungkinan ditinggalkan orangtuanya. Kedua anak itu diperkirakan masih di bawah tiga tahun (batita), yakni satu anak perempuan berusia dua tahun dan satu anak laki-laki berusia sekitar satu tahun.
Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada Polrestabes Medan dan selanjutnya polisi menghubungi dinas sosial untuk ditindaklanjuti.
Setelah menerimanya, dinas sosial kemudian menempatkan kedua anak tersebut di tempat penampungan sementara.
Kedua anak yang masing-masing berusia satu dan dua tahun itu berada SOS Children Centre Medan di Jalan Seroja Raya No.150, Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan. (OL-1)
Asupan gula berlebih bukan sekadar masalah kalori, melainkan ancaman bagi metabolisme anak yang masih dalam tahap perkembangan.
Jika kadar vitamin D rendah, kalsium yang seharusnya menjadi struktur utama kekuatan tulang tidak dapat terserap maksimal oleh tubuh.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Pada fase krusial saat mengonsumsi MPASI, anak perlu diperkenalkan dengan berbagai spektrum rasa agar mereka lebih terbuka terhadap variasi pangan di kemudian hari.
Kondisi emosional adalah faktor penentu utama kemampuan anak dalam menyerap pelajaran.
Pengenalan puasa yang dilakukan dengan paksaan berisiko menimbulkan tekanan emosional yang berdampak negatif pada kesehatan mental anak.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya membangun ekosistem hukum yang kuat serta edukasi yang memadai untuk melindungi anak-anak.
kasus kekerasan terhadap siswa ini mencederai rasa kemanusiaan.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penculikan anak yang terjadi belakangan ini.
Psikolog anak, Mira Damayanti Amir, menekankan bahwa darurat kekerasan tengah terjadi di Indonesia.
UPAYA yang terukur untuk mewujudkan gerakan mengatasi kondisi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak harus segera direalisasikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved