Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
"...Kadang kami ingin menangis, hati ini merasa miris. Kami terus berusaha optimis, yakin bantuan Tuhan takkan pernah habis. Kami datang dari desa terpencil, namun kami belajar untuk bisa tampil. Kami datang tanpa mobil mewah, tapi dengan semangat yang tak kenal lelah demi terus bersekolah.."
Penggalan puisi tersebut dengan lantang dideklamasikan Japance Gayamopa, anak 13 tahun asal Timika, Papua. Ia memang tengah berlatih tekun untuk mewakili Papua dalam Perayaan Ulang Tahun Telkom Indonesia, Sabtu (20/3). Acara yang akan dilaksanakan di Royal Golf Pondok Gede, Jakarta Timur, itu rencananya juga akan dihadiri Menteri BUMN Rini Soemarno.
Datang ke Ibu Kota sejak dua hari silam, Japance ialah salah satu anak yatim yang diasuh di Taman Baca Kemala Somatua, Papua. Taman Baca Kemala Somatua merupakan rumah singgah yang dibangun Yayasan Somatua dan dilengkapi kelas-kelas dalam honai, yang diperuntukkan untuk menggugah minat baca anak-anak Papua. Taman Baca tersebut diresmikan Trie Tito Karnavian, pada Maret tahun lalu.
Menurut Maximus Tipagau, pendiri Yayasan Somatua, Japance merupakan anak yang berbakat dan paling menonjol kemampuan kognitifnya jika dibandingkan dengan anak lain yang seusianya. "Ia punya sederet prestasi di sekolah maupun di luar sekolah. Ia baru saja menjadi yang terbaik di lomba Presenter TV cilik tingkat Papua di Timika dalam rangka Hari Pers lalu, mengalahkah 50-an peserta," jelas Maximus.
Ia menambahkan, undangan Telkom bagi Japance yang kini duduk di kelas VI SD Inpres Timika II tersebut dirasakan sebagai kebanggaan besar bagi masyarakat setempat karena seorang anak Suku Moni yang tinggal di desa dapat tampil di hadapan para pejabat di Ibu Kota.
Adapun Yayasan Somatua merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Papua dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, kesehatan dan pendidikan. "Pendidikan adalah kunci penting untuk mewujudkan masyarakat Papua yang cerdas dan berdaya. Saat ini Yayasan Somatua sedang berusaha untuk mendirikan bangunan sekolah di pedalaman Papua, yakni di Ugimba, Kabupaten Intan Jaya," tutup Maximus. (RO/M-2)
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved