Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN pembersihan sampah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah berlangsung dua bulan sejak dimulai Januari 2019
Jika sebelumnya aksi pembersihan sampah hanya berlangsung di jalan-jalan utama, saat ini gerakan yang dipimpin Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat itu sudah sampai ke jalan lingkungan, bahkan halaman rumah penduduk.
Pada Jumat (22/2), politisi Partai NasDem tersebut bersama Ketua DPW Partai NasDem NTT Bobby Pitoby dan sekitar 150 anggota Garda Pemuda NasDem melakukan pembersihan sampah di Kelurahan Oesapa. Sampah di wilayah itu berserakan di berbagai tempat mulai dari got, halaman warung, rumah, kios, dan kos-kosan.
Di setiap rumah, warung, dan kos-kosan, gubernur minta mereka memunggut sampah kemudian membuangnya ke tempat sampah. Dia juga memperlihatkan cara memungut sampah seperti puntung rokok di hadapan warga. "Sampah yang ada di halaman harus dipunggut dan dibuang ke tempat sampah, walaupun itu sampah dari tempat lain," kata Laiskodat.
Adapun warga yang berada di dalam rumah, diminta keluar untuk membersihkan sampah yang berserakan di halaman. Sampah yang terkumpul dalam plastik kemudian dibuang ke empat truk sampah yang dibawa Garda Pemuda NasDem.
Menurutnya, pembuangan sampah sembarangan dan lingkungan kotor menjadi biang berkembangnya jentik nyamuk DBD. Bahkan di RT 13, ditemukan genangan air berbau di depan kos-kosan kumuh. Gubernur kemudian menugaskan empat anggota Garda Pemuda NasDem bersama mahasiswa penghuni indekos untuk membersihkan lokasi tersebut.
Ketua DPW Garda Pemuda NasDem NTT Bobby Pitoby menambahkan langkah yang ditempuh gubernur tersebut untuk memberikan pembelajaran kepada warga tentang kebersihan. "Kita bersihkan sampah, tetapi kita juga tunjukkan contoh tentang hidup bersih," katanya.
Jika lingkungan bersih, kasus demam berdarah dengue (DBD) yang saat ini melanda seluruh kabupaten dan kota di daerah itu bisa dicegah. Selain itu, untuk menghapus predikat Kupang sebagai salah satu kota terkotor di Indonesia.
Baca juga: Kemiskinan Jadi Sorotan dalam Pidato Pertama Viktor Laiskodat
"Kegiatan pembersihan sampah di Kota Kupang dilakukan secara rutin oleh Garda Pemuda NasDem satu kali setiap dua pekan," ujarnya. (A-1)
SEPANJANG periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 44 warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, positif terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya demam berdarah melalui aksi nyata berbasis komunitas.
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya petugas kesehatan dan beberapa puskesmas harus terlibat menggerakan masyarakat supaya lingkungan bersih.
Pada Januari dilaporkan terjadi 54 kasus DBD. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Dinas Kesehatan Garut masih melakukan edukasi kepada masyarakat supaya kasus DBD dapat ditekan dan menceggah ada korban jiwa.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved