Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN pembersihan sampah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah berlangsung dua bulan sejak dimulai Januari 2019
Jika sebelumnya aksi pembersihan sampah hanya berlangsung di jalan-jalan utama, saat ini gerakan yang dipimpin Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat itu sudah sampai ke jalan lingkungan, bahkan halaman rumah penduduk.
Pada Jumat (22/2), politisi Partai NasDem tersebut bersama Ketua DPW Partai NasDem NTT Bobby Pitoby dan sekitar 150 anggota Garda Pemuda NasDem melakukan pembersihan sampah di Kelurahan Oesapa. Sampah di wilayah itu berserakan di berbagai tempat mulai dari got, halaman warung, rumah, kios, dan kos-kosan.
Di setiap rumah, warung, dan kos-kosan, gubernur minta mereka memunggut sampah kemudian membuangnya ke tempat sampah. Dia juga memperlihatkan cara memungut sampah seperti puntung rokok di hadapan warga. "Sampah yang ada di halaman harus dipunggut dan dibuang ke tempat sampah, walaupun itu sampah dari tempat lain," kata Laiskodat.
Adapun warga yang berada di dalam rumah, diminta keluar untuk membersihkan sampah yang berserakan di halaman. Sampah yang terkumpul dalam plastik kemudian dibuang ke empat truk sampah yang dibawa Garda Pemuda NasDem.
Menurutnya, pembuangan sampah sembarangan dan lingkungan kotor menjadi biang berkembangnya jentik nyamuk DBD. Bahkan di RT 13, ditemukan genangan air berbau di depan kos-kosan kumuh. Gubernur kemudian menugaskan empat anggota Garda Pemuda NasDem bersama mahasiswa penghuni indekos untuk membersihkan lokasi tersebut.
Ketua DPW Garda Pemuda NasDem NTT Bobby Pitoby menambahkan langkah yang ditempuh gubernur tersebut untuk memberikan pembelajaran kepada warga tentang kebersihan. "Kita bersihkan sampah, tetapi kita juga tunjukkan contoh tentang hidup bersih," katanya.
Jika lingkungan bersih, kasus demam berdarah dengue (DBD) yang saat ini melanda seluruh kabupaten dan kota di daerah itu bisa dicegah. Selain itu, untuk menghapus predikat Kupang sebagai salah satu kota terkotor di Indonesia.
Baca juga: Kemiskinan Jadi Sorotan dalam Pidato Pertama Viktor Laiskodat
"Kegiatan pembersihan sampah di Kota Kupang dilakukan secara rutin oleh Garda Pemuda NasDem satu kali setiap dua pekan," ujarnya. (A-1)
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Sepanjang Januari 2026, setidaknya ditemukan 20 orang di Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) terserang demam berdarah dengue (DBD).
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved