Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Ombudsman RI Robert Endi Jaweng beranggapan penambahan cuti bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk memecah arus balik Lebaran tidak akan efektif. Sebab, hal itu malah akan membuat arus mudik mundur ke akhir pekan.
Hal ini ia sampaikan merespons pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengizinkan cuti ASN ditambah agar memundurkan waktu arus balik.
Terlebih lagi, diperkirakan sudah banyak pemudik yang merencanakan akan kembali ke Ibukota pada akhir pekan. Dengan kebijakan tersebut, ia menduga kepadatan arus balik pada akhir pekan nanti akan makin bertambah.
Baca juga: Hindari Puncak Arus Balik, ASN Kemenkum dan HAM Boleh Perpanjang Cuti
"Kalau lihat sekarang puncak arus baliknya kemarin dan hari ini mestinya kan gitu. Tampaknya mau dipecah. Tapi harinya agak enggak tepat. Kalau begini caranya berarti nanti menggeser puncak arus balik ke Sabtu-Minggu. Itu malah numpuk. Itu harus diantisipasi. Kalau misalnya bener ini akan dijalankan Sabtu-Minggu jadi puncak orang menumpuk di situ," ujar Endi saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (25/4).
Kebijakan ini juga dinilainya terburu-buru dan akan berdampak kepada hal lain. Contohnya pada tunjangan kinerja ASN. Jika cuti bertambah, tentunya hal itu akan berpengaruh pada tunjangan kinerja.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Mau Cuti Tambahan? Ini Syaratnya
Terlebih menambah cuti pada institusi pemerintah tidak semudah mengajukan cuti pada lembaga privat. Koordinasi antar instansi pun menjadi penting.
Ia juga meminta agar pemerintah pusat melihat dari sisi pelayanan publik dan kinerja. Saat ini sudah ada beberapa perusahaan swasta yang sudah aktif kembali usai libur lebaran. Jika para perusahaan ini membutuhkan layanan pemerintah, maka jangan sampai hal tersebut terganggu.
"Ini poin penting lainnya. Bagaimana layanan yang dibutuhkan masyarakat. Masyarakatnya sudah membutuhkan layanan tapi masih libur lalu bagaimana," tuturnya.
Ia pun berharap, hal ini tidak menjadi imbauan namun diserahkan kepada masing-masing instansi untuk mengatur pegawainya. (Put/Z-7)
KPK menanggapi peluang pengembalian 57 mantan pegawai yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) 2021 setelah Komisi Informasi Pusat memerintahkan BKN membuka hasil tes.
TERNYATA fenomena honorer tidak hanya terdapat di lingkungan guru di persekolahan, di lingkungan perguruan tinggi pun telah lazim terjadi.
Kejagung menggeledah 16 lokasi terkait dugaan korupsi ekspor CPO, menyita dokumen, alat elektronik, dan mobil mewah. 11 tersangka ditahan 20 hari.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan,
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Dalam upaya mengatur mobilitas selama libur Lebaran 2026, pemerintah telah menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para pekerja pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 136.612 kendaraan, atau meningkat 45,03% dibandingkan trafik normal.
Sebanyak 509.351 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H s.d H+2 periode akhir Libur Tahun Baru 2026 atau pada Kamis, (1/1) 2026 pukul 06.00 WIB s.d Minggu, (4/1) 2026 pukul 06.00 WIB.
PT Pelindo Dumai menyebutkan lonjakan penumpang akan terjadi pada akhir pekan ini.
Arus Balik: Memahami konsep ekonomi & sosial yang dinamis. Pelajari dampaknya, penyebab, dan bagaimana teori ini membentuk perubahan zaman.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved