Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

4 Juta Warga Diprediksi Tetap di Jakarta Saat Lebaran 2026

Media Indonesia
12/3/2026 18:57
4 Juta Warga Diprediksi Tetap di Jakarta Saat Lebaran 2026
Pemudik tujuan pulau Sumatera dengan tumpukan barang bawaan menunggu bus yang akan mengangkut mereka di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa (10/3/2026)(MI/Ramdani)

DINAS Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melalui Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Dalops LLAJ) memperkirakan sebanyak 4.024.251 warga akan tetap berada di Jakarta selama masa libur Lebaran 2026. Sementara itu, warga yang diprediksi melakukan mudik ke luar kota mencapai 6.653.749 orang.

"Kami perkirakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan yang keluar kota Jakarta diprediksi sekitar 6.653.749 orang dan tidak melakukan perjalanan atau ada di dalam kota sendiri ada 4.024.251 orang," ujar Kepala Bidang Dalops LLAJ Dishub DKI Jakarta, Yayat Sudrajat, dalam sebuah siniar di Jakarta, Kamis (12/3).

Titik Konsentrasi Massa di Jakarta

Dengan adanya empat juta orang yang menetap di ibu kota, Dishub mengantisipasi lonjakan pengunjung di berbagai destinasi wisata populer. Lokasi yang diprediksi bakal diserbu masyarakat antara lain:

  • Taman Impian Jaya Ancol dan Taman Margasatwa Ragunan
  • Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
  • Kawasan Wisata Kota Tua dan Monumen Nasional (Monas)
  • Kepulauan Seribu dan Kawasan PIK

Selain tempat wisata, pusat perbelanjaan seperti Kawasan Tanah Abang, Kebon Kacang, dan Glodok juga diprediksi mengalami kepadatan serupa.

"Selain kami mempersiapkan orang yang mudik, ada kurang lebih 4 juta yang tidak mudik, maka potensi terhadap lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan, kita prediksi akan memadati lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan," jelas Yayat.

Rekayasa Lalu Lintas

Guna mengantisipasi kemacetan parah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempertimbangkan sejumlah langkah strategis. Mulai dari penerapan sistem contra flow, perluasan ganjil-genap, hingga pembatasan mobilitas di titik-titik wisata.

Tak main-main, sebanyak 2.082 personel gabungan disiagakan untuk mengawal pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026. Dukungan sarana prasarana juga disiapkan secara masif, meliputi 90 unit mobil patroli, 90 unit mobil derek, 240 unit rambu portabel, serta 1.350 unit traffic cone.

Puncak Arus Mudik dan Balik

Berdasarkan data PT Jasa Marga, puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada 18 Maret 2026 (H-3 Lebaran). Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 23 Maret 2026 (H+3 Lebaran).

Terkait volume kendaraan, Yayat memaparkan pergerakan yang cukup signifikan selama periode libur panjang tersebut.

"Prediksi proyeksi volume lalu lintas yang keluar Jakarta pada H-10 sampai dengan H-11, kurang lebih ada 3.671.078 kendaraan. Sementara proyeksi lalin masuk Jakarta pada H-10 sampai H+10, ada kurang lebih 3.540.379 kendaraan," ujarnya.

(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya