Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Ada Jakarta Bedug Kolosal, Ini Jalan yang Dialihkan saat Malam Takbiran

Media Indonesia
19/3/2026 13:40
Ada Jakarta Bedug Kolosal, Ini Jalan yang Dialihkan saat Malam Takbiran
Warga melintas di depan dekorasi perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, saat hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (15/3/2026).(MI/Ramdani)

DINAS Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama ibu kota menyambut perhelatan "Jakarta Bedug Kolosal Malam Idul Fitri 1447 Hijriah". Rekayasa ini rencananya akan diberlakukan pada Jumat, 20 Maret 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga acara selesai.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan, menjelaskan bahwa penerapan aturan di lapangan akan menyesuaikan kondisi dinamika massa. "Rekayasa lalu lintas bersifat situasional," ujar Ujang dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Ruas Jalan yang Ditutup

Penutupan dan pengalihan arus akan difokuskan pada koridor utama Sudirman-Thamrin, meliputi:

  • Jalan Jenderal Sudirman: Mulai dari simpang Jalan Karet Pasar Baru Timur III hingga Bundaran HI.
  • Jalan MH Thamrin: Mulai dari Bundaran HI hingga Bundaran Patung Kuda.
  • Jalan Penunjang: Jalan Kupingan BNI 46, Jalan Kota Bumi, Jalan Baturaja, Jalan Kebon Kacang, Jalan Kebon Sirih (sisi barat & timur), Jalan KH Wahid Hasyim (sisi barat & timur), Jalan Sunda, serta Jalan Imam Bonjol.

Panduan Rute Alternatif

Bagi masyarakat yang tetap harus melintas di area terdampak, Dishub DKI menyarankan rute alternatif sebagai berikut:

1. Dari Utara (Harmoni) ke Selatan (Semanggi):

  • Melalui Jl. Hayam Wuruk – Jl. Ir H Juanda – Jl. Suryopranoto – Jl. Balikpapan – Jl. Cideng Timur – Jl. Mas Mansyur – Jl. Prof Dr Satrio – Jl. Jenderal Sudirman.
  • Atau melalui Jl. Medan Merdeka Barat – Jl. Abdul Muis – Jl. H. Fachrudin – Jl. Mas Mansyur – Jl. Prof Dr Satrio.

2. Dari Selatan (Semanggi) ke Utara (Harmoni):

  • Melalui Jl. Jenderal Sudirman – Jl. Karet Pasar Baru Timur III – Jl. RM Margono Djojohadikoesoemo – Jl. KH Mas Mansyur – Jl. Cideng Barat – Jl. Suryopranoto – Jl. Gajah Mada.
  • Atau melalui koridor Jl. HR Rasuna Said – Jl. Prof Dr Satrio – Jl. KH Mas Mansyur.

3. Dari Timur (Gondangdia/Imam Bonjol) ke Barat (Tanah Abang):

  • Melalui Jl. Taman Cut Mutia – Jl. Menteng Raya – Jl. MI Ridwan Rais – Jl. Medan Merdeka Utara – Jl. Abdul Muis.
  • Khusus dari Imam Bonjol: Melalui Jl. Pamekasan – Jl. Jenderal Sudirman – Jl. Galunggung – Jl. Mas Mansyur.

Pawai Obor dan Kepastian Waktu

Acara "Jakarta Bedug Kolosal" ini juga akan dimeriahkan dengan "Pawai Obor Malam Takbiran". Peserta pawai dijadwalkan bergerak dari Pintu Barat Daya Silang Monas menuju Bundaran HI melalui Jalan MH Thamrin.

Meski jadwal telah disusun, Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa kepastian pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan ini tetap bergantung pada keputusan pemerintah pusat. Kepastian tanggal 1 Syawal 1447 H masih menunggu hasil Sidang Isbat yang akan digelar Kementerian Agama malam ini.

(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik