Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG musim mudik Lebaran, banyak masyarakat yang meninggalkan kendaraan operasional mereka di rumah dalam waktu cukup lama, mulai dari hitungan hari hingga minggu. Khusus bagi pemilik motor listrik, diperlukan perlakuan khusus agar performa baterai dan komponen kendaraan tetap optimal saat kembali digunakan nanti.
Berikut adalah 6 kiat penting sebelum meninggalkan motor listrik untuk mudik Lebaran:
Mematikan saklar Mini Circuit Breaker (MCB) biasanya dilakukan jika motor ditinggal lebih dari sebulan. Namun, jika mudik hanya berlangsung 1-2 minggu, MCB sebaiknya tetap aktif. Hal ini bertujuan agar sistem GPS tetap menyala sehingga posisi kendaraan bisa dipantau melalui aplikasi ponsel.
Sebagai informasi, MCB berfungsi sebagai pemutus arus antara baterai dan dinamo, sekaligus pelindung jika terjadi arus pendek (korslet).
Memarkir motor dengan standar tengah memberikan stabilitas lebih tinggi dibandingkan standar samping. Selain mencegah motor terjatuh akibat faktor eksternal, cara ini efektif menjaga kesehatan ban dan suspensi karena beban kendaraan terbagi secara merata pada kedua sisi.
Hindari meninggalkan motor dengan kondisi baterai kosong atau terlalu penuh. Disarankan untuk mengisi daya hingga sekitar 50 persen dari kapasitas total. Level ini dianggap paling ideal untuk menjaga kesehatan sel baterai selama masa penyimpanan atau saat tidak digunakan.
Pastikan tekanan udara ban berada pada angka ideal. Ban yang kempis saat ditinggal lama berisiko mengalami perubahan bentuk (flat spot) atau kerusakan pada dinding ban karena menahan beban mati dalam posisi yang sama terus-menerus.
Motor yang ditinggal lama sering kali menjadi incaran pelaku pencurian. Gunakan kunci tambahan seperti gembok cakram atau rantai pada roda depan. Pengamanan ekstra ini akan mempersulit ruang gerak pelaku kriminal dan memberikan perlindungan tambahan jika kunci utama berhasil dibobol.
Bagi pengguna sistem keyless, pastikan fitur alarm dalam kondisi aktif. Sensor getar pada alarm akan memberikan peringatan dini jika ada percobaan gangguan atau upaya pemindahan kendaraan secara paksa selama Anda berada di kampung halaman.
(Ant/P-4)
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
BNPB memprediksi cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga sedang dalam tiga hari ke depan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang selama mudik Lebaran.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Arus balik Lebaran 2026 masih tinggi! Lebih dari 52 ribu penumpang kereta api tiba di Jakarta hari ini (26/3). Simak data stasiun terpadat dan sisa kursi tersedia di sini.
Momentum mudik tetap memberi dampak signifikan bagi ekonomi daerah melalui redistribusi pendapatan dari kota ke desa.
Jasa Marga mencatat rekor arus mudik tertinggi sepanjang sejarah pada Lebaran 2026 dengan total 270.315 kendaraan. Simak info rekayasa lalin dan jadwal diskon tarif tol di sini.
BMKG & BPBD Jatim lakukan modifikasi cuaca demi amankan mudik 2026. Hujan lebat turun hingga 70%! Cek detail operasi dan prakiraan cuaca terbaru di sini.
Tiket Kereta Api Lebaran 2026 terjual 3,6 juta (82,2%). Masih ada 799 ribu kursi tersisa! Cek daftar kereta favorit dan tips dapat tiket alternatif di sini.
Kemenhub fasilitasi pemulangan jenazah pemudik yang meninggal di Pelabuhan Gilimanuk menuju Kebumen. Koordinasi dilakukan dengan Polri & ASDP demi kelancaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved