Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Tips Aman Tinggalkan Motor Listrik saat Mudik

Akmal Fauzi
11/3/2026 13:38
Tips Aman Tinggalkan Motor Listrik saat Mudik
Warga melihat Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk motor di halaman PLN UP3 Malang, Jawa Timur(ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

MENJELANG musim mudik Lebaran, banyak masyarakat yang meninggalkan kendaraan operasional mereka di rumah dalam waktu cukup lama, mulai dari hitungan hari hingga minggu. Khusus bagi pemilik motor listrik, diperlukan perlakuan khusus agar performa baterai dan komponen kendaraan tetap optimal saat kembali digunakan nanti.

Berikut adalah 6 kiat penting sebelum meninggalkan motor listrik untuk mudik Lebaran:

1. Pertimbangkan Penggunaan MCB

Mematikan saklar Mini Circuit Breaker (MCB) biasanya dilakukan jika motor ditinggal lebih dari sebulan. Namun, jika mudik hanya berlangsung 1-2 minggu, MCB sebaiknya tetap aktif. Hal ini bertujuan agar sistem GPS tetap menyala sehingga posisi kendaraan bisa dipantau melalui aplikasi ponsel.

Sebagai informasi, MCB berfungsi sebagai pemutus arus antara baterai dan dinamo, sekaligus pelindung jika terjadi arus pendek (korslet).

2. Gunakan Standar Tengah

Memarkir motor dengan standar tengah memberikan stabilitas lebih tinggi dibandingkan standar samping. Selain mencegah motor terjatuh akibat faktor eksternal, cara ini efektif menjaga kesehatan ban dan suspensi karena beban kendaraan terbagi secara merata pada kedua sisi.

3. Jaga Kapasitas Baterai di Angka 50 Persen

Hindari meninggalkan motor dengan kondisi baterai kosong atau terlalu penuh. Disarankan untuk mengisi daya hingga sekitar 50 persen dari kapasitas total. Level ini dianggap paling ideal untuk menjaga kesehatan sel baterai selama masa penyimpanan atau saat tidak digunakan.

4. Periksa Tekanan Ban

Pastikan tekanan udara ban berada pada angka ideal. Ban yang kempis saat ditinggal lama berisiko mengalami perubahan bentuk (flat spot) atau kerusakan pada dinding ban karena menahan beban mati dalam posisi yang sama terus-menerus.

5. Terapkan Keamanan Ganda

Motor yang ditinggal lama sering kali menjadi incaran pelaku pencurian. Gunakan kunci tambahan seperti gembok cakram atau rantai pada roda depan. Pengamanan ekstra ini akan mempersulit ruang gerak pelaku kriminal dan memberikan perlindungan tambahan jika kunci utama berhasil dibobol.

6. Aktifkan Fitur Alarm

Bagi pengguna sistem keyless, pastikan fitur alarm dalam kondisi aktif. Sensor getar pada alarm akan memberikan peringatan dini jika ada percobaan gangguan atau upaya pemindahan kendaraan secara paksa selama Anda berada di kampung halaman.

(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya