Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Jakarta Banjir: 125 RT Terendam, Wilayah Selatan Alami Dampak Terparah

Rahmatul Fajri
23/1/2026 11:05
Jakarta Banjir: 125 RT Terendam, Wilayah Selatan Alami Dampak Terparah
Ilustrasi .(MI/Usman Iskandar)

HUJAN dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1) hingga Jumat (23/1) pagi memicu banjir di berbagai titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, hingga pukul 07.00 WIB, sebanyak 125 Rukun Tetangga (RT) dan 14 ruas jalan di Ibu Kota terendam air.

Berdasarkan data BPBD DKI, wilayah Jakarta Selatan menjadi daerah yang paling terdampak dengan total 55 RT yang tergenang.

"Jakarta Selatan mencatat 55 RT terdampak, disusul Jakarta Barat dengan 38 RT, Jakarta Timur 30 RT, dan Jakarta Utara 2 RT. Penyebab utama adalah curah hujan tinggi serta luapan beberapa aliran sungai seperti Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, dan Kali Ciliwung," tulis laporan resmi BPBD, dikutip Jumat (23/1).

Ketinggian air dilaporkan bervariasi di setiap wilayah. Di Jakarta Barat, Kelurahan Rawa Buaya mencatat genangan tertinggi yang mencapai 150 sentimeter. Sementara itu, di Jakarta Selatan, Kelurahan Cipulir terendam hingga 90 sentimeter akibat curah hujan tinggi.

Kondisi serupa terjadi di Jakarta Timur. Kelurahan Kampung Melayu dan Cipinang Melayu menjadi titik terdampak cukup signifikan dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter. Khusus di Cipinang Melayu, banjir dipicu oleh luapan Kali PHB Sulaiman.

Ratusan Warga Mengungsi
Dampak banjir kali ini memaksa ratusan warga untuk meninggalkan rumah mereka dan menuju ke posko evakuasi. BPBD mencatat sebaran titik pengungsian di beberapa lokasi sebagai berikut:

  •     Jakarta Barat: Masjid Jami Al Khaeer (28 jiwa) dan Aula Rusunawa KS Tubun (65 jiwa).
  •     Jakarta Pusat: Wilayah Karet Tengsin, berpusat di RPTRA Segas, Masjid Muhajirin, dan PAUD Nusantara.
  •     Jakarta Timur: Masjid Al Muqorrobin menampung 69 jiwa penyintas dari Cipinang Melayu.

Selain permukiman, 14 ruas jalan utama turut tergenang sehingga menghambat mobilitas warga. Titik genangan jalan didominasi wilayah Jakarta Barat, termasuk Jalan Strategi Raya dan Jalan Basoka Raya dengan ketinggian mencapai 65 sentimeter. Akses penting seperti Jalan Daan Mogot KM 13 juga dilaporkan tergenang setinggi 30 sentimeter.

Langkah Penanganan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BPBD telah mengerahkan personel lintas dinas, mulai dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, hingga Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).

Petugas gabungan dikerahkan untuk melakukan penyedotan air di titik-titik genangan serta memastikan seluruh tali-tali air berfungsi maksimal guna mempercepat proses surutnya air.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat. Kami juga telah menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas di lokasi pengungsian," tulis BPBD. (Faj/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya