Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN rukun tetangga (RT) dan ruas jalan di Jakarta dilaporkan mengalami banjir pada Minggu (18/1). Salah satu penyebabnya yakni, karena hujan deras yang melanda Ibu Kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di wilayah Jakarta, akhir pekan lalu, sudah masuk dalam kategori ekstrem.
Alhasil, kata dia, banjir melanda di sejumlah wilayah permukiman dan ruas jalan pada akhir pekan kemarin.
"Di Jakarta Utara ada delapan titik untuk menghitung curah hujan, itu rata-rata 260 (mm). Ada bahkan yang sampai dengan 280 (mm) dan itu tertinggi yang pernah saya ketahui selama saya menjabat sebagai Gubernur," kata di Jakarta Pusat, Senin (19/1).
Oleh karenanya, ujar Pramono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC). Menurut dia, OMC yang dilakukan lebih fokus untuk mencegah hujan di wilayah dataran tinggi agar tidak ada banjir kiriman.
Namun, di sisi lain curah hujan lokal juga terjadi dengan sangat tinggi. Menurut Pramono, ketika itu hujan lokal yang terjadi terkonsentrasi di wilayah Jakarta Utara.
Ia menambahkan, OMC yang dilakukan sampai tiga kali penerbangan untuk mencegah terjadinya hujan ekstrem.
"Kebetulan saya perintahkan secara langsung, karena Jakarta sudah pekat sekali ketika sore dari jam tiga, jam dua itu kan sudah pekat sekali," kata Pramono.
Ia menilai, OMC yang dilakukan Pemprov Jakarta itu cukup berhasil mencegah terjadinya banjir yang lebih parah. Pasalnya, ia meyakini banjir yang terjadi akan sangat parah apabila tidak dilakukan OMC.
"Begitu curah hujannya ternyata tinggi sekali dan kemudian kalau hari Minggunya juga terjadi curah hujan seperti itu, saya yakin pasti akan bertahan lama di Jakarta banjirnya," kata dia.
Diketahui, pada Ahad kemarin, terdapat setidaknya 48 RT dan 29 ruas jalan yang kebanjiran. Banjir di wilayah Jakarta baru benar-benar surut pada Senin pagi. (H-4)
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta Senin (2/2/2026) didominasi hujan sedang hingga lebat. Status Waspada meluas ke seluruh wilayah Jabodetabek.
BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem 1-2 Februari 2026. Waspada hujan lebat dan angin kencang di Jabodetabek, Jawa, hingga Nusa Tenggara.
Update banjir Jakarta Utara hari ini, Sabtu 31 Januari 2026. Kelurahan Marunda dan Kapuk Muara terendam akibat luapan kali dan curah hujan tinggi.
Banjir Jakarta mulai menunjukkan tren surut. BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Sabtu pagi masih ada 30 rukun tetangga (RT) di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara yang tergenang.
Gubernur DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mencegah praktik gadai KJP dan memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran.
Fasilitas publik seluas 2,2 hektare tersebut diproyeksikan tidak hanya sebagai paru-paru kota, tetapi juga pusat interaksi sosial dan olahraga bagi warga.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengakui perbaikan jalan berlubang di Ibu Kota belum optimal karena keterbatasan jumlah PJLP di Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
Kebijakan ini berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai swasta.
Pramono Anung meresmikan Transjabodetabek B51 Cawang-Cikarang. Tarif Rp3.500, jam 05.00-07.00 Rp2.000. Cek rute dan halte.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved