Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Waduk Cilangkap Giri Kencana, Senjata Baru Tangani Banjir Jakarta

Andhika Prasetyo
12/1/2026 10:57
Waduk Cilangkap Giri Kencana, Senjata Baru Tangani Banjir Jakarta
Waduk Cilangkap Giri Kencana(Antara)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Waduk Cilangkap Giri Kencana, Jakarta Timur, sebagai bagian dari strategi Pemerintah Provinsi dalam menekan banjir di ibu kota. Pramono menyampaikan bahwa penanganan banjir menjadi salah satu prioritas utamanya sejak awal menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ia menegaskan pembangunan waduk-waduk baru, termasuk Cilangkap Giri Kencana, merupakan langkah konkret untuk mengurangi genangan di kawasan rawan.

“Di awal saya menjadi gubernur, salah satu fokus utama adalah banjir. Saat ini sudah ada sekitar delapan waduk yang dibangun di berbagai wilayah Jakarta karena dampaknya sangat langsung dalam mengatasi genangan air,” ujar Pramono saat peresmian di Jakarta Timur, Senin.

Namun, dalam kesempatan tersebut, Pramono juga meminta Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta untuk meninjau ulang penamaan waduk. Ia mengusulkan agar waduk tersebut diberi nama Waduk Batu Licin, merujuk pada legenda lokal yang hidup di tengah masyarakat setempat.

“Saya ingin nama waduk ini dikembalikan ke sejarah dan kearifan lokal daerahnya,” kata Pramono.

Saat meninjau lokasi, Pramono mengungkapkan bahwa warga sekitar menyampaikan perubahan signifikan sejak waduk beroperasi. Genangan air yang sebelumnya kerap muncul saat hujan kini tidak lagi terjadi.

“Dulu setiap hujan pasti terjadi genangan di mana-mana. Sekarang, dengan kapasitas waduk mencapai 92.000 meter persegi dan kedalaman enam meter, genangan sudah tidak ada,” jelasnya.

Selain fungsi pengendalian banjir Jakarta, waduk ini juga dirancang sebagai ruang publik. Fasilitas yang tersedia antara lain lintasan jogging, lapangan basket, serta mushala yang dapat dimanfaatkan warga sekitar.

Pramono menilai kehadiran waduk tersebut memberikan dampak sosial yang positif, terutama karena lokasinya berada di kawasan padat penduduk. Ia berharap tujuh waduk lainnya yang sedang dibangun dapat segera diresmikan dan dimanfaatkan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga mengapresiasi kinerja Dinas SDA DKI Jakarta dalam memantau curah hujan dan mengantisipasi potensi banjir, termasuk banjir rob.

“Alhamdulillah, jika pun terjadi genangan, dalam waktu satu sampai satu setengah jam bisa langsung dipompa dan diturunkan,” tutupnya. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya