Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Jakarta Banjir, Pramono: Normalisasi Tiga Sungai akan Mulai Terlaksana Tahun Ini

Mohamad Farhan Zhuhri
25/1/2026 14:53

GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan proyek normalisasi tiga sungai di Jakarta akan mulai dilakukan tahun ini, dimulai dari Sungai Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama.

Menurut Pramono, saat ini lebar ketiga sungai tersebut telah menyempit sehingga kapasitas menampung air hujan maupun kiriman semakin terbatas. Oleh karena itu, normalisasi dilakukan untuk menekan dampak banjir.

"Jadi, kami sudah memutuskan untuk melakukan normalisasi tiga sungai utama: Sungai Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama. Saya meyakini jika ketiganya dilakukan normalisasi, karena sebenarnya luas sungai seperti Cakung Lama itu antara 15 sampai 20 meter, tetapi sekarang tinggal 2 meter," ujar Pramono di Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (25/1).

Dalam pekerjaan normalisasi Sungai Ciliwung, Pemprov DKI bertugas membebaskan lahan permukiman warga bantaran sungai, sementara pembangunan fisik dilakukan oleh pemerintah pusat. Normalisasi ini bertujuan untuk meminimalisasi luapan air kiriman dari hulu.

Untuk Kali Krukut, normalisasi akan dikerjakan sepanjang 1,3 kilometer untuk mengatasi banjir di kawasan Kemang dan sekitarnya.

Sementara itu, normalisasi Kali Cakung Lama dilakukan untuk menekan banjir di wilayah Cilincing, Kelapa Gading, dan Koja.

"Air akan tetap mengalir ke laut, sehingga normalisasi perlu dilakukan. Saya sudah memutuskan untuk melaksanakan semua itu dan memulai tahun 2026 ini," kata Pramono.

Respons atas Banjir 2026

Normalisasi Tiga Sungai DKI

SUNGAI CILIWUNG STRATEGIS
Pemprov membebaskan lahan permukiman warga bantaran.
Tujuan: Meminimalisasi luapan air kiriman dari hulu.
KALI KRUKUT Target: 1,3 KM
Solusi banjir kawasan Kemang dan sekitarnya.
KALI CAKUNG LAMA Urgent
Luas asal 15-20m, kini tersisa 2m.
Tujuan: Menekan banjir wilayah Cilincing, Kelapa Gading, dan Koja.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Dalam beberapa hari terakhir, Jakarta dilanda banjir hingga lebih dari 100 RT. Pramono memutuskan untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa sekolah dan mengimbau perusahaan di Jakarta untuk memberlakukan work from home (WFH) hingga 28 Januari. 

Namun, ia membuka peluang untuk menghentikan kebijakan tersebut jika cuaca pada Senin, 26 Januari cerah.

"Kalau cerah, maka PJJ tidak dilakukan. Saat ini, batas waktunya sampai 28 Januari, dan sekarang baru tanggal 25. Jadi tinggal hari Senin-Selasa. Jika kondisinya cerah, maka kegiatan normal. Namun jika cuaca tetap hujan, PJJ tetap diberlakukan," tambahnya. (Far/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya