Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Pramono Anung: Strategi Penanganan Banjir Jakarta tidak Boleh Sporadis

Mohamad Farhan Zhuhri
12/1/2026 13:42
Pramono Anung: Strategi Penanganan Banjir Jakarta tidak Boleh Sporadis
Warga mendorong motornya yang mogok saat melintasi banjir di kawasan Sunter, Jakarta, Senin (12/1/2026)(Antara/Muhammad Adimaja)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan penanganan banjir di Ibu Kota tidak bisa dilakukan secara sporadis, melainkan harus terencana dan berlapis, mulai dari langkah jangka pendek hingga menengah.

“Penanganan untuk banjir di Jakarta tidak bisa bersifat sporadis,” kata Pramono di Jakarta Timur, Senin (12/1)

Ia menjelaskan, pihaknya menyiagakan sekitar 1.200 unit pompa air untuk mengantisipasi curah hujan tinggi. 

Dari jumlah tersebut, sekitar 600 unit merupakan pompa portable dan 600 lainnya pompa mobile yang siap digerakkan ke titik-titik rawan genangan.

“Kalau melihat curah hujan seperti sekarang, dulu pasti sudah ada genangan di mana-mana. Sekarang ini semuanya kita siagakan,” ujarnya.

Ia mencontohkan penanganan cepat yang dilakukan di kawasan Ancol, Jakarta Utara, saat terjadi kenaikan muka air laut. 

Menurut Pramono, begitu ada indikasi kenaikan permukaan air, pompa langsung dioperasikan untuk mencegah genangan meluas.

“Termasuk sekarang di Ancol, memang ada kenaikan permukaan air, langsung kita pompa,” katanya.

Ia menambahkan, strategi penanganan banjir Jakarta saat ini difokuskan pada langkah jangka pendek dan jangka menengah yang bisa langsung dirasakan dampaknya oleh warga. 

Sementara untuk program jangka panjang, ia menyebut membutuhkan waktu dan perencanaan yang lebih panjang.

“Yang bersifat jangka pendek dan jangka menengah itu yang kita lakukan sekarang. Kalau jangka panjang, sudah terlalu panjang untuk dipikirkan dalam kondisi darurat,” ujarnya.

Ia memastikan, Pemprov DKI akan terus menjaga kesiapsiagaan seluruh perangkat pengendalian banjir demi meminimalkan dampak hujan ekstrem terhadap aktivitas warga Jakarta. (Far/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya