Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tidak akan memangkas tambahan penghasilan pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) meski pemerintah pusat memangkas dana bagi hasil (DBH) dan transfer ke daerah (TKD) untuk Jakarta hingga Rp15 triliun dalam rancangan APBD 2026.
“TPP untuk ASN, karena ASN ini kalau nanti dipotong, pasti semua wajahnya murung, membuat Pak Gubernur enggak semangat. Jadi saya sama sekali enggak boleh otak-atik,” ujar Pramono di Gedung AA Maramis, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (11/11).
Pramono menilai kesejahteraan ASN merupakan kunci stabilitas kinerja birokrasi. Ia tak ingin semangat kerja para pegawai Pemprov menurun akibat kebijakan penghematan anggaran.
Pemerintah, kata dia, tetap harus menjaga moral aparatur meski menghadapi tekanan fiskal yang berat.
Selain belanja pegawai, ada dua pos anggaran lain yang menurut Pramono tidak boleh diganggu gugat: Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Kedua program pendidikan itu, katanya, telah menjadi jaring pengaman sosial bagi ratusan ribu pelajar dan mahasiswa di ibu kota.
“KJP jumlahnya 707.920 siswa, enggak boleh dikurangi sepeser pun, angkanya Rp1,6 triliun. Yang kedua KJMU, kurang lebih Rp380 miliar,” terang Pramono.
Pramono menambahkan, keputusan mempertahankan tiga alokasi utama tersebut TPP ASN, KJP, dan KJMU didasarkan pada kondisi ketimpangan sosial di Jakarta yang masih lebar.
Gini rasio, indikator ketimpangan antara kaya dan miskin, justru meningkat dari 0,39 menjadi 0,421 pada tahun lalu.
“Salah satu faktor utama di Jakarta itu, semua indikasinya positif, kecuali gini rasio. Perbedaan kaya miskin ini masih menjadi pekerjaan rumah besar,” tegasnya.
Untuk menutup potensi defisit akibat pemangkasan DBH, Pramono menginstruksikan jajarannya menggali sumber-sumber pendapatan baru dari sektor yang selama ini belum tergarap optimal.
Di antaranya koefisien luas bangunan, sertifikat laik fungsi (SLF), dan surat persetujuan prinsip pembebasan lahan (SP3L).
“Termasuk hal-hal yang dulu tidak tersentuh. Begitu banyak yang kami lakukan reformasi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” tandas Pramono. (Far/M-3)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan jaminan keamanan bagi 270.000 warga Jakarta pemegang kartu Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
Pramono Anung menegaskan rencana pembangunan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) setinggi 40 lantai di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) tidak bisa mengabaikan status cagar budaya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
Pemprov DKI Jakarta menggelar patroli malam untuk mencegah tawuran dan Sahur On The Road selama Ramadan. Gubernur Pramono Anung menegaskan penertiban dilakukan secara humanis.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi inisiatif PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk bersama MRT Jakarta dalam mengembangkan Blok M Hub Gojek sebagai kawasan berorientasi transit.
Penurunan drastis tersebut bersumber dari pos Pendapatan Transfer Ke Daerah (TKD).
Pemangkasan DBH dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah dipastikan akan mempengaruhi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Tahun Anggaran (TA) 2026.
Rano mengatakan, dengan demikian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 yang sudah disepakati akan dilakukan perubahan kembali.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi pemotongan dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat ke Jakarta sebesar Rp15 triliun hingga menyisakan Rp11 triliun.
PEMERINTAH Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menuntut hak atas Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dari aktivitas eksplorasi dan produksi gas bumi berskala jumbo di Selat Makassar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved