Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta Fajar Sauri membenarkan bahwa kapasitas lahan permakaman d Jakarta mulai menipis.
Bahkan, prediksinya, dalam 3 tahun ke depan Jakarta tak lagi memiliki lahan permakaman jika tak ada penambahan jumlah petak dan perluasan tempat pemakaman umum (TPU).
"Kapasitas lahan tersedia sebanyak 118.348 petak makam yang apabila pelayanan rata rata 100 jenazah per hari, lahan tersedia sampai 3 tahun ke depan," kata Fajar kepada wartawan, Rabu (22/10).
Ia menguraikan, Jakarta memiliki 80 TPU (Tempat Pemakaman Umum) yang tersebar di 5 kota. Sayangnya, 69 TPU telah penuh dan hanya menerima pelayanan makam tumpang yang biasanya dilakukan pada satu keluarga.
Sehingga, kini menyisakan 11 TPU yang masih melayani pemakaman baru. Di Jakarta Timur berada di TPU Rawa Terate, TPU Cipayung, TPU Cilangkap, TPU Bambu Apus, dan TPU Cipinang Besar.
Lalu, Jakarta Utara berada di TPU Rorotan. Kemudian, Jakarta Selatan di TPU Tanah Kusir, TPU Srengseng Sawah, dan TPU Kampung Kandang. Jakarta Barat di TPU Tegal Alur, serta TPU Pengadungan. "Untuk TPU Pengadungan seluas 65 hektare masih perlu dilakukan pengurukan atau pematangan lahan," ucap Fajar.
Lebih lanjut, Fajar mengaku terdapat kendala Pemprov DKI untuk menambah TPU di Jakarta. "Kendala dalam menambah lahan yakni sering terjadi penolakan warga terhadap keberadaan lahan makam," ujar Fajar.
Merespons penuhnya lahan makam di sejumlah TPU, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku tengah menyiapkan sejumlah opsi untuk mengatasinya.
Pramono menyebut persoalan keterbatasan lahan pemakaman di Ibu Kota sudah menjadi perhatian serius, mengingat semakin sempitnya lahan di wilayah Jakarta. "Untuk pemakaman umum memang ini sekarang menjadi masalah dan sekarang ini sedang dikaji," kata Pramono di Jakarta Pusat, Selasa (21/10).
Ia mengaku mendapat usulan beberapa opsi, mulai dari pembuatan makam bertingkat hingga penambahan TPU milik Pemprov DKI di luar kota. "Ada usulan, tapi belum menjadi keputusan, apakah diperbolehkan untuk dilakukan apa, bertingkat dan ini sudah diusulkan. Dan beberapa mengusulkan untuk membuat pemakaman yang ada di luar Jakarta," ujar Pramono. (Far/P-2)
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Petugas menemukan fakta mencengangkan terkait pemanfaatan lahan makam.
Berdasarkan data tercatat 280 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 517 jiwa kini tinggal di atas lahan TPU Kebon Nanas atau TPU Cipinang Besar Selatan dan TPU Kober Rawa Bunga.
RK ingin menambah lahan pemakaman jika dirinya menang dalam Pilkada DKI Jakarta 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved