Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati memastikan pihaknya tidak berencana melakukan pembelian lahan makam baru di Jakarta. Pihaknya hanya berencana membangun lahan-lahan makam yang sudah ada.
Lahan permakaman di Jakarta, menurutnya, masih luas meski saat ini kebutuhan meningkat karena pandemi covid-19. Tapi, lahan makam di Jakarta sebagian besar belum seluruhnya ditata atau dimatangkan sehingga masih berupa lahan tidur.
"Enggak ada (pembelian). Sekarang penataan, enggak ada pembelian untuk makam," kata Suzi di Jakarta, Kamis (4/3).
Dari data Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI, ada dana APBD yang disiapkan untuk kebutuhan penataan lahan makam sebesar Rp29,58 miliar. Dana itu digunakan untuk menata lahan di delapan tempat pemakaman umum (TPU) yakni TPU Tegal Alur seluas 2.056 meter2 dengan dana Rp1,7 miliar serta TPU Pondok Ranggon dan Kampung Dukuh dengan luas lahan yang hendak ditata seluas 3.300 meter persegi dengan dana Rp2,83 miliar.
TPU Rorotan ada 3.900 meter persegi dan lahan yang hendak ditata dengan dana Rp3,3 miliar. TPU Tegal Alur untuk makam pahlawan ada lahan seluas 6.594 meter persegi dengan dana Rp2,13 miliar.
Lokasi selanjutnya masih di TPU Tegal Alur dengan luas lahan 5.599 meter2 dengan dana Rp4,3 miliar. Di TPU Srengseng Sawah dengan dana Rp3,39 miliar akan menata 13.267 meter persegi.
Di TPU Ceger, Jakarta Timur, ada 2.809 meter persegi yang ditata dengan anggaran Rp3,3 miliar. Terakhir TPU Prumpung dan Pondok Ranggon yang akan ditata dengan dana Rp2,99 miliar dengan area seluas 2.234 meter2.
"Seperti di Bambu Apus kan memang sudah penuh. Tahap dua kami buka lahan lain di TPU itu," tukas Suzi. (OL-14)
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Fokus penataan tidak hanya menyentuh aspek estetika visual, tetapi juga penguatan fungsi infrastruktur dasar.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Petugas menemukan fakta mencengangkan terkait pemanfaatan lahan makam.
Berdasarkan data tercatat 280 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 517 jiwa kini tinggal di atas lahan TPU Kebon Nanas atau TPU Cipinang Besar Selatan dan TPU Kober Rawa Bunga.
Persoalan keterbatasan lahan pemakaman di Ibu Kota sudah menjadi perhatian serius
RK ingin menambah lahan pemakaman jika dirinya menang dalam Pilkada DKI Jakarta 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved