Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor Metropolitan (Polres Metro) Bekasi berhasil meringkus polisi gadungan berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bernama Widadi, 59, di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku membeli seragam (polisi) tersebut di Pasar Senen dengan harga sekitar Rp300 ribu," ungkap Kapolres Metro Bekasi Kombes Mustofa di Markas Polsek Tambun Selatan, dalam rilisnya, Senin( 15/9).
Berdasarkan pengakuan tersangka, ia sudah menjadi polisi gadungan sejak 2005. Namun, aksi penipuan dan penggelapan baru dimulai pada 2013. Menurutnya pula, hingga 2025, tercatat sudah tiga warga Bekasi menjadi korban.
Untuk meyakinkan para korbannya, Widadi tak segan mengenakan seragam dinas Polri lengkap dengan pangkat AKP, kartu pengenal ID Card, dan kartu tanda anggota (KTA) Polri palsu. Ia kemudian menawarkan berbagai jasa, mulai dari membantu meloloskan tes CPNS hingga memperlancar urusan proyek.
"Modus operandinya cukup beragam. Terkadang dia mengaku bisa mengurus perkara, memasukkan CPNS, atau mengurus proyek. Banyak cara yang dia lakukan untuk mendapatkan keuntungan," ungkap Kapolres.
Pelaku berhasil ditangkap setelah tiga orang melapor dengan total kerugian Rp86 juta. Namun, polisi meyakini jumlah korban bisa lebih banyak lagi.
Selain menangkap tersangka, pihak Polres Metro Bekasi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya enam lembar bukti transfer dan ID Card palsu dengan NRP serta jabatan Kanit 1 Reserse Kriminal Polda Metro Jaya atas nama Widadi.
Atas perbuatannya, Widadi dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.
Mustofa mengimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan oleh tersangka untuk segera melapor ke Polres Metro Bekasi atau Mapolsek terdekat.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban untuk segera melapor agar kasus ini bisa diusut tuntas," pungkasnya. (H-2)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
RATUSAN anak muda dari berbagai latar belakang keyakinan menggelar aksi sosial bertajuk "Bagi-Bagi 2.000 Takjil Gratis" di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 120 penerima manfaat dan turut dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja yang juga berprofesi sebagai dokter.
LEMBAGA Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap melindungi keluarga korban perampokan dan pembunuhan di Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat.
POLRES Metro Bekasi membongkar sebuah rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan 187.570 butir obat keras ilegal golongan G di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Program itu merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis dalam upaya mengatasi persoalan sampah,
Polda Metro Jaya turun tangan dalam menangani kasus perampokan yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved