Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana mengusulkan agar Pemprov DKI mengenakan denda kepada orangtua anak yang nakal seperti bolos sekolah hingga tawuran.
Menurutnya, sanksi denda pada orangtua yang tidak bisa mengontrol anak-anaknya ini bisa diterapkan lewat pembentukan peraturan daerah (perda).
“Masuk akal bilamana dibuat Peraturan Daerah, dengan orangtua dapat dikenakan denda bilamana anaknya bolos, tawuran, dan sebagainya,” kata Justin dalam keterangan resmi, Rabu (14/5).
Lebih lanjut, pengenaan denda lewat regulasi serupa telah diterapkan di beberapa negara Eropa, tujuannya untuk membuat anak-anak mengikuti program wajib belajar.
“Di Belanda, orangtua murid bisa dikenai denda dari mulai sebesar 100 euro (Rp1,8 juta) per hari bilamana anaknya tidak masuk sekolah. Kemudian di Inggris, orangtua murid bisa didenda sampai dengan 2.500 pound sterling (Rp54 juta) untuk alasan yang sama. Bahkan, di Inggris para orangtua bisa dipenjara karena itu,” ujar Justin.
Politikus PSI tersebut menerangkan, lewat kebijakan seperti ini, Pemprov DKI bisa mendorong agar orangtua murid juga memikul tanggung jawab dalam mendidik anak-anaknya dengan baik.
“Dengan didikan baik dari orangtua, ditambah pendidikan karakter di kurikulum sekolah, ditambah program pemerintah, dan regulasi yang mengatur, saya percaya masalah kenakalan remaja dapat diminimalisir maksimal secara bersama-sama,” jelasnya.
Kenakalan anak-anak dan remaja adalah permasalahan yang kompleks, menurut Justin, sehingga membutuhkan terobosan untuk menyelesaikannya.
Sehingga, semua pihak mulai dari orangtua, sekolah, hingga pemerintah harus terlibat karena salah satu di antaranya tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini sendirian.
“Akan menjadi tidak adil bilamana tugas mendidik karakter anak ditimpakan kepada sekolah yang hanya bersama anak selama 7jam per hari, sementara 17 jam lainnya ada di kekuasaan orang tua,” ujarnya. (Z-1)
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Paparan gawai pada fase krusial pertumbuhan (usia 5 hingga 15 tahun) berisiko memicu gangguan tumbuh kembang yang menetap hingga dewasa.
Skrining pendengaran pada anak sejak dini menjadi kunci vital dalam menjaga kualitas hidup dan fungsi komunikasi buah hati.
Fungsi pendengaran memiliki kaitan erat dengan kemampuan bicara anak.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Selain melarang konvoi, Pemkot Depok juga melarang penggunaan petasan yang kerap memicu gangguan ketertiban.
Lomba lari 100 meter yang diikuti sebanyak 64 peserta sebagai upaya mengurangi maraknya tawuran antar remaja pada bulan Ramadan.
Pendekatan preventif melalui patroli intensif menjadi langkah strategis dalam menekan angka kejahatan jalanan.
Satpol PP DKI Jakarta bersama TNI dan Polri berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan serta bersiaga di titik-titik rawan tawuran
Sebanyak 17 remaja diamankan polisi setelah terlibat perang sarung di perbatasan Kota Solo dan Sukoharjo yang sempat meresahkan warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved